Gubernur Banten Tangani Jalan Rusak Viral di Pandeglang, Anggaran Daerah Terbatas
Gubernur Banten Tangani Jalan Rusak Viral di Pandeglang, Anggaran Daerah Terbatas
Kondisi jalan rusak di Kabupaten Pandeglang, Banten, yang viral di media sosial setelah seorang guru menangis karena terjatuh di jalan berlumpur, akhirnya mendapat penanganan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Gubernur Banten, Andra Soni, secara langsung mengambil alih perbaikan ruas Jalan Cimoyan sepanjang tiga kilometer setelah Pemkab Pandeglang mengajukan permohonan bantuan karena keterbatasan anggaran. Langkah Gubernur ini menjadi solusi atas permasalahan infrastruktur yang mendesak tersebut.
Sebelumnya, video seorang guru, Nurasiah, yang menangis di pinggir jalan rusak saat hendak mengajar, menyita perhatian publik dan menjadi viral. Kejadian ini menyoroti kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di daerah tersebut. Menanggapi situasi tersebut, Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, menjelaskan bahwa Pemkab Pandeglang telah mengajukan permohonan perbaikan Jalan Cimoyan kepada Pemprov Banten melalui surat resmi setelah video tersebut tersebar luas. Permohonan ini didasari oleh keterbatasan anggaran daerah yang menyebabkan Pemkab Pandeglang tak mampu melaksanakan perbaikan jalan secara mandiri.
Lebih lanjut, Plt. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, Andrian Wisudawan, menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat telah berdampak signifikan pada alokasi dana perbaikan jalan di Pandeglang. Anggaran sebesar kurang lebih Rp 80 miliar yang sebelumnya dialokasikan untuk perbaikan jalan di Kabupaten Pandeglang terpaksa dipangkas. Kondisi ini membuat Pemkab Pandeglang tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk memperbaiki jalan rusak, termasuk Jalan Cimoyan, sebelum adanya intervensi dari Pemprov Banten.
Meskipun Pemkab Pandeglang juga mengusulkan perbaikan jalan di Kecamatan Cimanggu, namun untuk saat ini Pemprov Banten baru menyetujui perbaikan di Jalan Cimoyan. Andrian menjelaskan bahwa fokus perbaikan tertuju pada Jalan Cimoyan karena viralnya video tersebut dan kunjungan langsung Gubernur ke lokasi. Kolaborasi antara Pemkab Pandeglang dan Pemprov Banten dalam mengatasi permasalahan jalan rusak ini menjadi contoh penting sinergi antar-pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dewi Setiani menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix dalam pembangunan daerah, melibatkan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, serta sektor swasta dan masyarakat. Perbaikan Jalan Cimoyan ini menjadi bukti nyata dari komitmen kolaborasi tersebut dalam menjawab permasalahan infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Ke depan, diharapkan akan ada langkah-langkah strategis untuk mencegah terjadinya permasalahan serupa dan memastikan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Kabupaten Pandeglang.
Kesimpulan: Permasalahan jalan rusak di Pandeglang yang viral telah mendorong kolaborasi antara Pemkab Pandeglang dan Pemprov Banten. Intervensi Gubernur Banten dalam mengambil alih perbaikan Jalan Cimoyan menjadi solusi sementara atas keterbatasan anggaran di tingkat kabupaten. Peristiwa ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar-pemerintah dan perencanaan anggaran yang tepat untuk memastikan infrastruktur yang memadai bagi seluruh masyarakat.