Band Metal Guncang Pesta Pernikahan di Surabaya, Tamu Undangan Terpukau
Pernikahan identik dengan suasana romantis dan alunan musik yang syahdu. Namun, sebuah pesta pernikahan di Surabaya baru-baru ini viral di media sosial karena menyuguhkan hiburan yang tidak biasa: musik metal.
Sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @rwiryawan memperlihatkan sebuah band metal bernama TIKAM tampil di acara pernikahan. Dalam video tersebut, terlihat lima personel band mengenakan kemeja batik, sebuah sentuhan lokal yang unik, sambil membawakan lagu-lagu metal dengan penuh semangat.
"POV: band metal main di acara wedding," tulis akun TikTok @rwiryawan dalam keterangan videonya. Unggahan ini langsung menarik perhatian warganet dan menjadi viral, ditonton lebih dari 21 ribu kali.
Raden Wiryawan Suryakusuma, atau akrab disapa Wawan, sang pengunggah video sekaligus drummer band TIKAM, menceritakan lebih lanjut mengenai kejadian unik ini. Ia mengungkapkan bahwa pernikahan tersebut adalah pernikahan temannya, Azam dan Rosi. Pasangan pengantin ini memang sengaja memilih konsep yang berbeda dengan mengundang band metal, alih-alih orkes dangdut yang lebih umum.
Wawan mengaku bahwa ia dan teman-teman bandnya sangat antusias ketika diajak tampil di pernikahan tersebut. Mereka melihat ini sebagai kesempatan untuk memperkenalkan musik metal kepada khalayak yang lebih luas.
"Reaksi kami ya excited, karena ini hal baru bagi kami. Nggak ada keraguan sama sekali, karena kami yakin kalau yang ngundang mempelainya langsung ya pasti sudah mereka pikirkan matang-matang," jelas Wawan.
Pesta pernikahan yang berlangsung pada 18 April 2025 itu pun berjalan sukses. Wawan mengaku terkejut melihat reaksi para tamu undangan yang ternyata menikmati musik metal yang mereka bawakan. Bahkan, anak-anak kecil terlihat sangat antusias, melompat-lompat dan melakukan headbang menirukan gaya para personel band di atas panggung.
"Ya di luar dugaan banyak yang having fun, terutama anak kecil mereka keliatan excited sekali loncat dan head bang menirukan gaya kami di atas panggung. Tentu kami juga ada penyesuaian terhadap acaranya seperti mengenakan batik, dan mengubah gaya berinteraksi kami di atas panggung," ungkap Wawan.
Untuk menyesuaikan dengan suasana pernikahan, band TIKAM juga melakukan beberapa penyesuaian dalam penampilan mereka. Mereka tidak mengajak penonton untuk melakukan moshpit dan berusaha mengedukasi audience mengenai musik metal. Tujuan mereka adalah untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi semua orang untuk menikmati musik metal.
"Saya rasa ini kesempatan yang bagus sekali untuk mengenalkan musik metal ke masyarakat awam, apalagi bila kita bisa mengkondisikan seperti malam itu maka semua orang bisa menemukan kenyamanannya dalam mengonsumsi musik metal," pungkas Wawan.