Lapas Sukamiskin Genjot Ketahanan Pangan Lewat Panen Lele dan Unggas

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan panen ikan lele sebanyak 1 ton 97 kilogram, serta puluhan telur ayam dan bebek, hasil dari program pembinaan kemandirian yang melibatkan warga binaan.

Kepala Lapas Sukamiskin, Fajar Nur Cahyono, menjelaskan bahwa panen ini merupakan hasil kerja keras warga binaan yang terlibat dalam budidaya ikan lele, peternakan ayam dan bebek, serta pertanian sayuran dan buah melon di area Lapas. Kegiatan panen ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Kusnali, serta seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sukamiskin, Kamis (24/4/2025).

Kusnali mengapresiasi kontribusi Lapas Sukamiskin dalam mendukung ketahanan pangan melalui program pembinaan ini. Hasil panen lele dan telur didistribusikan kepada warga binaan, masyarakat sekitar Lapas, dan UPT di wilayah Sukamiskin Raya secara gratis. Sebagian hasil panen juga dijual kepada pihak ketiga dengan harga sekitar Rp 23.000 per kilogram. Dana hasil penjualan ini kemudian disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Fajar Nur Cahyono menambahkan, panen ini merupakan implementasi dari 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan, sehingga mereka dapat berkontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas dari masa hukuman.

Kusnali juga menegaskan bahwa program ketahanan pangan ini akan terus dikembangkan sesuai arahan Menteri Imipas. Warga binaan yang terlibat dalam kegiatan kerja juga akan mendapatkan sertifikat keahlian sebagai pengakuan atas keterampilan yang mereka peroleh selama menjalani pembinaan di Lapas. Ia berharap program ini dapat direplikasi di seluruh UPT Pemasyarakatan di Jawa Barat.

Rincian Hasil Panen:

  • Ikan Lele: 1 ton 97 kilogram
  • Telur Ayam: 80 butir per hari
  • Telur Bebek: 90 butir per hari

Distribusi Hasil Panen:

  • Warga Binaan
  • Masyarakat sekitar Lapas
  • UPT di wilayah Sukamiskin Raya
  • Penjualan ke pihak ketiga (sebagian)

Tujuan Program:

  • Mendukung ketahanan pangan nasional
  • Meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan
  • Memberikan kontribusi positif bagi masyarakat
  • Implementasi program akselerasi Menteri Imipas