Amblasnya Jalan Poros Maros-Bone, Akses Kendaraan Besar Dialihkan

Jalan Penghubung Maros-Bone Retak, Sinkhole Menganga Ancam Pengguna Jalan

Sebuah fenomena alam berupa sinkhole atau lubang runtuhan tanah mengganggu kelancaran lalu lintas di ruas jalan utama yang menghubungkan Maros dan Bone, Sulawesi Selatan. Lokasi tepatnya berada di sekitar wilayah Camba atau Kappang, Kabupaten Maros. Otoritas setempat mengimbau kepada para pengguna jalan, terutama kendaraan berat, untuk mencari jalur alternatif demi keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Menurut keterangan Iptu Kamaluddin, Kasat Lantas Polres Maros, amblasan tanah ini terjadi di titik kilometer 60 Jalan Poros Maros-Bone. Lubang yang terbentuk memiliki diameter sekitar 1 meter dengan kedalaman yang diperkirakan mencapai 10 meter. Kondisi ini tentu sangat membahayakan, terutama bagi kendaraan berukuran besar yang melintas.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Balai Jalan untuk segera melakukan penanganan. Upaya penutupan lubang runtuhan ini sedang diupayakan. Sembari menunggu perbaikan, kendaraan berat dengan enam roda atau lebih dialihkan ke jalur alternatif melalui Bulu Dua, Soppeng, atau poros Bulukumba. Pengalihan arus lalu lintas ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan keamanan para pengguna jalan.

Kemunculan sinkhole ini pertama kali disadari oleh warga setempat pada tengah malam, Kamis (24/4). Pihak berwenang bergerak cepat setelah menerima laporan untuk melakukan peninjauan dan memasang rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi kejadian. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintas di area tersebut dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya amblasan tanah ini dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.