BIN Siapkan Pemindahan Personel ke IKN, Dimulai Juni 2025
Badan Intelijen Negara (BIN) tengah mempersiapkan pemindahan bertahap personelnya ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di Kalimantan Timur. Rencana ini diperkirakan akan dimulai pada Juni 2025 mendatang.
Wakil Kepala BIN, Imam Sugianto, mengungkapkan bahwa tahap awal pemindahan akan difokuskan pada penempatan personel di rumah susun (rusun) yang telah disiapkan khusus untuk BIN di IKN. Rusun tersebut saat ini telah siap huni dan memenuhi standar yang diharapkan.
Kunjungan Imam Sugianto ke IKN pada hari Selasa (22/4/2024) lalu, bertujuan untuk meninjau secara langsung kesiapan fasilitas dan infrastruktur yang akan digunakan oleh personel BIN. Ia didampingi oleh Kepala Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono, dalam peninjauan tersebut.
"Tadi kami tengok sebentar, masyaallah sangat representatif sekaligus kalau sudah beroperasi bisa dipelihara sekalian," ujar Imam Sugianto, mengomentari kesiapan rusun BIN.
Basuki Hadimuljono menyambut baik rencana pemindahan personel BIN ke IKN. Ia memastikan bahwa OIKN akan terus berkoordinasi dengan BIN untuk memastikan kelancaran proses pemindahan dan penyiapan hunian yang sesuai dengan kebutuhan.
Selain persiapan pemindahan personel BIN, IKN juga tengah bersiap untuk pembangunan SMA Taruna Nusantara. Delegasi dari Kementerian Pertahanan dan Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) juga telah melakukan kunjungan ke IKN untuk meninjau lokasi pembangunan sekolah tersebut.
Brigjen Leo menyatakan, "Kami sudah dibawa oleh tim Otorita IKN untuk melihat lokasi persil. Kami datang untuk memastikan, apabila lahan sudah siap, akan segera kami laporkan agar pembangunan bisa dimulai tahun ini."
Sekretaris LPTTN, Priscilia Mantiri, menambahkan bahwa pembangunan SMA Taruna Nusantara di IKN merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden berharap agar SMA Taruna Nusantara di IKN dapat menerima siswa baru pada tahun ajaran baru mendatang. Selain IKN, SMA Taruna Nusantara juga akan membuka kampus baru di dua lokasi lainnya.
SMA Taruna Nusantara Kampus IKN direncanakan akan dibangun di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, tepatnya di Sub Wilayah Perencanaan 1C, pada Zona Sarana Pelayanan Umum seluas kurang lebih 60,48 hektar termasuk kawasan hijau dengan luas bangunan inti 23,38 hektar.