BGN Terapkan Sistem Akreditasi Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

BGN Terapkan Sistem Akreditasi Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Badan Gizi Nasional (BGN) berkolaborasi dengan lembaga sertifikasi independen, ID Survey, dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), untuk meningkatkan kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penerapan sistem akreditasi yang ketat. Langkah strategis ini diambil guna memastikan standar mutu dan keamanan pangan dalam program MBG yang menjangkau jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa kerja sama dengan ID Survey dan BPJPH merupakan bagian integral dari upaya BGN untuk membangun sistem pengawasan yang komprehensif. Kedua lembaga ini akan berperan penting dalam melakukan verifikasi dan validasi terhadap kualitas makanan yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Proses akreditasi ini tidak hanya memperhatikan aspek keamanan pangan, tetapi juga mencakup sertifikasi halal, serta aspek operasional dan infrastruktur SPPG.

Saat ini, BGN tengah merumuskan kerangka acuan akreditasi yang terintegrasi dengan standar yang ditetapkan oleh Kantor Akreditasi Nasional (KAN). Kerangka acuan ini akan mencakup berbagai kriteria penilaian, meliputi:

  • Sarana dan Prasarana: Meliputi kelayakan fasilitas produksi, penyimpanan, dan distribusi makanan. Penilaian ini akan memastikan bahwa SPPG memiliki infrastruktur yang memadai untuk menjaga kualitas makanan.
  • Keamanan Pangan: Aspek ini mencakup penerapan prinsip-prinsip keamanan pangan yang baik (Good Manufacturing Practices/GMP) untuk mencegah kontaminasi dan memastikan makanan aman dikonsumsi.
  • Sertifikasi Halal: Kerja sama dengan BPJPH memastikan bahwa makanan yang disalurkan telah memenuhi standar halal dan sesuai dengan syariat Islam, sehingga menjamin kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
  • Proses Bisnis: Meliputi efisiensi operasional SPPG, manajemen rantai pasok, dan sistem pencatatan yang terintegrasi. Penilaian ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan transparansi dalam pengelolaan program MBG.

Setelah mencapai target 2.000 SPPG yang menjangkau sekitar 6 juta penerima manfaat pada Agustus mendatang, BGN akan segera memulai proses akreditasi. Program MBG yang telah diakreditasi kemudian akan diklasifikasikan ke dalam beberapa tingkatan kualitas, yaitu Unggul, Baik Sekali, dan Baik, berdasarkan pemenuhan kriteria yang telah ditetapkan. Klasifikasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kinerja SPPG dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Sistem akreditasi ini diyakini akan menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas dan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia, memastikan bahwa program ini mencapai tujuan utamanya untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

Langkah ini merupakan komitmen BGN untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan dalam program MBG, yang merupakan bagian penting dari upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.