Turis Asing Diduga Mabuk Tertidur di Kompleks Pemakaman Phuket, Picu Gelak Tawa Warganet

Insiden mengejutkan sekaligus menggelikan terjadi di Phuket, Thailand, ketika seorang turis asing ditemukan tertidur lelap di area pemakaman Bang Tao pada hari Minggu (21/4/2025). Pria yang diduga kuat dalam kondisi mabuk berat itu, menjadi sorotan setelah fotonya beredar luas di media sosial.

Kejadian ini pertama kali mencuat melalui unggahan di halaman Facebook The Phuket Times, yang memperlihatkan seorang pria asing tergeletak di antara makam. Dalam keterangannya, mereka menyebutkan bahwa pria tersebut ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri sekitar pukul 17.20 waktu setempat. Pria itu terlihat mengenakan kaus putih dan celana pendek biru, berbaring miring di area pemakaman yang dikelilingi tembok. Diduga, ia memanjat tembok tersebut untuk bisa masuk ke dalam kompleks pemakaman.

Sontak, unggahan tersebut memicu beragam reaksi dari warganet Thailand. Sebagian besar menanggapinya dengan humor dan memberikan komentar-komentar lucu. Sementara yang lain выразили kekhawatiran atas keselamatan pria tersebut. Seorang warga setempat kemudian memberikan konfirmasi bahwa pria itu dalam kondisi baik-baik saja dan hanya tertidur karena pengaruh alkohol yang berlebihan.

Cerita ini semakin menarik dengan munculnya pengakuan dari seorang pengemudi taksi online bernama Suttisak Jonli. Melalui akun media sosialnya, Suttisak mengaku bahwa pria asing tersebut sempat memesan taksinya melalui aplikasi. Namun, sesaat sebelum penjemputan, turis itu tidak memberikan respons dan justru terlihat memanjat tembok pemakaman lalu tertidur.

"Ini adalah pria asing yang memesan tumpangan saya melalui aplikasi. Dia meminta untuk dijemput dari Maya Beach Club. Saya hampir sampai, hanya berjarak 20 meter, tetapi dia mengabaikan saya, memanjat tembok, dan tertidur. Saya tidak punya pilihan selain meninggalkannya di sana," tulis Suttisak dalam unggahannya. Ia juga melampirkan tangkapan layar percakapan antara dirinya dan penumpang tersebut.

Dalam percakapan tersebut, Suttisak mengirim pesan yang berbunyi, "Apakah Anda sudah keluar? Saya sudah di tempat penjemputan. Silakan keluar. Tempat Anda berada adalah area pribadi yang tidak dapat saya akses."

Berdasarkan nama yang tertera pada aplikasi pemesanan taksi, pria asing tersebut diyakini berasal dari Rusia. Seorang warga setempat yang tinggal di dekat lokasi pemakaman mengungkapkan bahwa tim penyelamat sempat dipanggil untuk memberikan bantuan. Namun, karena pria tersebut tidak mengalami luka-luka, ia akhirnya diantar kembali ke hotelnya. Insiden ini menjadi perbincangan hangat di media sosial dan menjadi pengingat akan pentingnya menjaga diri saat berlibur, terutama terkait konsumsi alkohol.