AHY Optimistis Duet Pramono-Rano Mampu Pacu Kemajuan Jakarta
Jakarta berpotensi mengalami akselerasi pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno. Optimisme ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026 di Balai Kota Jakarta.
AHY meyakini bahwa kombinasi antara pengalaman Pramono Anung di bidang legislatif dan pemerintahan, serta latar belakang Rano Karno sebagai seniman dan politisi, akan menjadi sinergi yang kuat untuk merealisasikan visi pembangunan Jakarta di masa depan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam menyelaraskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang telah ditetapkan oleh Bappenas.
Dalam kesempatan tersebut, AHY menggarisbawahi peran strategis Jakarta sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional dan kota global. Ia menekankan perlunya Jakarta untuk terus berupaya menjadi kota yang unggul, berkelanjutan, dan menyejahterakan seluruh warganya. AHY juga menyampaikan lima poin penting yang menjadi fokus perhatian pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan Jakarta, yaitu:
- Pengelolaan Sampah: Jakarta menghasilkan sekitar 7.000 ton sampah setiap harinya. AHY mendorong pemanfaatan teknologi waste to energy untuk mengkonversi timbunan sampah menjadi energi terbarukan.
- Pembangunan Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall): Proyek ini dinilai mendesak untuk mencegah banjir rob dan mengatasi penurunan muka tanah di wilayah pesisir utara Jakarta yang mencapai 10 sentimeter per tahun.
- Percepatan Penyediaan Perumahan Layak Huni: Pemerintah pusat memberikan perhatian khusus pada penyediaan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
- Peningkatan Kualitas Sanitasi dan Akses Air Bersih: Upaya ini dipandang krusial untuk mendukung kesehatan masyarakat dan menekan angka stunting.
- Pembangunan Infrastruktur Berorientasi SDM: AHY menekankan pentingnya investasi dalam sektor pendidikan, layanan kesehatan, dan digitalisasi untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta.
AHY juga menyinggung pentingnya good governance dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia meyakini bahwa dengan tata kelola yang baik, Jakarta dapat menghadirkan ketertiban dan keamanan bagi masyarakat, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat Jakarta juga menjadi kunci penting dalam mencapai kemajuan yang diharapkan.