Cegah Peredaran Narkoba, PT KCI Bakal Laporkan Orang dan Barang Mencurigakan ke BNN
18-November-24, 19:58Laporan kumpulan berita terkini dari berbagai media nasional - PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) KRL Jakarta-Bekasi bakal langsung melaporkan penumpang yang mencurigakan ke Badan Narkotika Nasional (BNN).
Direktur Utama PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI), Asdo Artriviyanto menuturkan, pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap penumpang dan barang bawaan untuk mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta obat-obatan terlarang.
"Di lingkungan stasiun ini kalau ada orang yang mencurigakan, barang bawaannya juga mencurigakan, kami langsung laporkan ke BNN, dan dilakukan penyelidikan oleh BNN untuk tindak lanjut," ucap Asdo usai penandatanganan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Stasiun Bekasi, Rabu (30/8/2023).
Asdo mengatakan, selain di lingkungan stasiun, pengawasan juga dilakukan di internal PT KCI, termasuk petugas dan pegawai.
Langkah yang dilakukan yakni pemeriksaan kesehatan secara acak dan tes urine.
"Jadi kami jaga petugas-petugas, melalui tes urine dan dalam perilaku sehari-hari, medical check-up juga rutin, itu di dalamnya ada tes narkoba," kata dia.
Dari pemeriksaan itu, saat ini belum ada petugas atau pegawai PT KCI yang kedapatan mengonsumsi narkoba.
Namun, apabila ditemukan pegawai PT KCI yang menyalahgunakan narkoba, maka akan dipecat.
"Sanksinya pecat, tapi sampai sekarang belum ada. Tapi di record-nya BNN juga mungkin ada yang dicurigai masuk dalam daftar G ya," ucap dia.
Kata Asdo, ada pegawai yang memang tengah menjalani terapi obat sehingga penggunaan obat G sesuai resep dokter.
"Tapi kalau murni menggunakan narkoba, Alhamdulillah belum ada, karena mereka menyadari risikonya langsung pecat," tutur Asdo.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Utama BNN Irjen Pol Tantan Sulistyana mengatakan, peredaran narkoba bisa melalui jalur darat, laut dan udara.
Peredaran barang haram tersebut kemungkinan salah satunya dilakukan melalui transportasi massal kereta api.
"Tidak menutup kemungkinan melalui jalur kereta api. Ini yang akan kita tingkatkan bagaimana peran serta pihak commuterline Indonesia untuk bisa mendukung pelaksanaan P4GN (pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika)," tutur dia.
Demi mencapai tujuan itu, Tantan mengatakan, perlu kerja sama dengan seluruh stakeholder untuk mencegah dan memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkoba di Indonesia.