Kolong Tol Dekat JIS: Sembilan Tahun Terkubur Sampah, Upaya Warga Sia-Sia

Jakarta Utara, sebuah ironi lingkungan hidup terjadi di kolong Tol Plumpang-Pluit, tak jauh dari Jakarta International Stadium (JIS). Selama hampir satu dekade, area ini berubah menjadi gunungan sampah yang mengkhawatirkan, menciptakan pemandangan yang kontras dengan gemerlap stadion kebanggaan ibu kota.

Menurut penuturan Dede Alamsyah, warga RT 10 RW 08 Papanggo, masalah ini sudah berlangsung sejak 2016. Tumpukan sampah bukan hanya berasal dari warga sekitar, tetapi juga kiriman dari berbagai wilayah di Tanjung Priok. Praktik pembuangan ilegal ini dilakukan secara terang-terangan, bahkan menggunakan gerobak, seolah mengabaikan aturan dan norma yang berlaku.

"Di sini kan gratis, makanya mereka seenaknya aja buang," ujar Dede, menggambarkan situasi yang serba sulit.

Berbagai upaya telah dilakukan pengurus RT setempat untuk mengatasi masalah ini. Salah satu tindakan yang pernah diambil adalah memasang gembok pada akses masuk kolong tol. Namun, tindakan ini tidak efektif karena gembok tersebut justru dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Akibatnya, sampah terus menumpuk hingga mencapai ketinggian tiga meter, mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan warga.

Pada 16 April 2025, tumpukan sampah ini sempat dilanda kebakaran, memperparah kondisi lingkungan di sekitar kolong tol. Pasca-kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup (LH) mulai melakukan pembersihan sampah secara bertahap.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa lahan seluas 500 meter persegi dipenuhi dengan berbagai jenis sampah, didominasi oleh sampah basah dari rumah tangga. Sisa makanan, bungkus plastik, kardus, kaca, kayu, hingga popok bekas anak bercampur menjadi satu, menciptakan aroma tidak sedap yang menyengat. Kondisi ini mengundang lalat yang beterbangan di sekitar lokasi, menambah kesan kumuh dan tidak sehat.

Di tengah pemandangan yang memprihatinkan ini, terlihat beberapa hewan ternak kambing mencari makan di antara tumpukan sampah. Ironisnya, beberapa kambing bahkan terlihat memakan sampah plastik, menimbulkan pertanyaan tentang dampak kesehatan jangka panjang bagi hewan tersebut dan potensi risiko bagi manusia yang mengonsumsi dagingnya.

Berikut adalah jenis sampah yang ditemukan di lokasi:

  • Sisa makanan
  • Bungkus plastik bekas makanan dan minuman
  • Plastik detergen
  • Kardus
  • Kaca
  • Kayu
  • Popok bekas anak