Aion Mantapkan Langkah Produksi Mobil Listrik di Indonesia Mulai Tahun Ini
GAC Aion, produsen otomotif asal Tiongkok, menegaskan komitmennya untuk memulai produksi massal kendaraan listrik (EV) di Indonesia dalam waktu dekat. Kabar ini disampaikan langsung oleh Vice President GAC Aion, Zheng Chunqi, saat ditemui di fasilitas produksi Aion yang berlokasi di Guangzhou, Tiongkok. Meskipun belum memberikan tanggal pasti, pernyataan ini memberikan sinyal kuat bahwa realisasi pabrik Aion di Indonesia semakin dekat.
Zheng Chunqi menyampaikan harapannya agar kehadiran pabrik dan produksi mobil listrik Aion mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Indonesia. Lebih lanjut, ia menuturkan keinginannya agar konsumen Indonesia dapat merasakan langsung keamanan, kenyamanan, serta teknologi canggih yang ditawarkan oleh kendaraan Aion.
Komitmen Aion untuk membangun basis produksi di Indonesia telah diumumkan sebelumnya. Rencananya, pabrik perakitan lokal berlokasi di Cikampek, Jawa Barat. CEO Aion Indonesia, Andry Ciu, sebelumnya menyatakan bahwa pabrik tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Maret 2025. Jika terealisasi, langkah ini akan menandai dimulainya produksi lokal mobil listrik Aion di Indonesia.
Adapun model pertama yang akan diproduksi secara lokal adalah Aion V. Selanjutnya, akan disusul oleh model Hyptech HT pada bulan Mei dan Aion Y Plus pada bulan Juni. Andry Ciu menjelaskan bahwa keputusan untuk mempercepat produksi Aion V didasari oleh tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap model tersebut. Semula, produksi Aion V dijadwalkan baru akan dimulai setelah produksi Aion Y Plus.
Dengan fasilitas perakitan di Cikampek, Aion menargetkan kapasitas produksi hingga 50.000 unit kendaraan per tahun. Kapasitas ini tidak hanya terbatas pada tiga model awal yang disebutkan, membuka peluang bagi produksi model-model Aion lainnya di masa mendatang.