Kabel Semrawut di Ciledug Ancam Pengguna Jalan: Warga Keluhkan Kondisi Bertahun-tahun
Kondisi kabel yang menjuntai di Perempatan Ciledug, Jalan Raden Saleh, Karang Tengah, Kota Tangerang, menjadi keluhan warga dan pengguna jalan. Menurut penuturan Triyadi, seorang pengemudi ojek pangkalan yang mangkal di sekitar lokasi, masalah ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa penanganan yang memadai dari Pemerintah Kota Tangerang.
"Sudah tahun-tahunan begitu," ujarnya, seraya menambahkan bahwa perbaikan yang dilakukan oleh petugas dari penyedia layanan telekomunikasi dan listrik hanya bersifat sementara, sebatas mengikat kabel tanpa solusi permanen. Akibatnya, kabel yang menjuntai seringkali tersangkut kendaraan besar yang melintas, terutama truk.
Susan, seorang pedagang minuman ringan di sekitar lokasi, membenarkan pernyataan Triyadi. Ia mengatakan bahwa kondisi kabel semakin memburuk dalam dua bulan terakhir, semakin turun dan membahayakan pengguna jalan. Bahkan, warga berinisiatif mengikat kabel dengan tali agar tidak semakin menjuntai dan menyebabkan kecelakaan. Ia mencontohkan, ketika bus Tayo melintas, warga harus mengawasi dan menarik kabel ke atas agar tidak tersangkut.
"Kadang mobil Pertamina juga kena," ungkap Susan, menggambarkan betapa seringnya kendaraan besar tersangkut kabel di lokasi tersebut. Warga terpaksa membantu dengan memberi tanda atau mengikat kabel agar kendaraan bisa melintas dengan aman.
Warga berharap Pemerintah Kota Tangerang segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini, termasuk melakukan penataan ulang kabel dan memperbaiki tiang penyangga yang sudah tidak layak. Mereka khawatir, kondisi ini dapat menyebabkan kecelakaan, kemacetan, dan bahkan tiang listrik roboh yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.
Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pada Sabtu (19/4/2025), seorang pengendara motor sempat tersangkut kabel yang menjuntai saat melintas di Jalan Raden Saleh. Insiden tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Beruntung, pengendara motor tersebut berhasil menghentikan kendaraannya sehingga tidak terjatuh. Namun, insiden ini membuat pengendara lain lebih berhati-hati saat melintasi area tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa kabel yang melintang sekitar 10 meter tersebut menggantung sekitar 2,5 meter dari permukaan jalan, bahkan hampir menyentuh atap bus yang melintas. Kabel-kabel tersebut juga terlihat diikat dengan tali rafia berwarna hitam dan diberi tanda berupa dua plastik merah sebagai peringatan bagi pengguna jalan.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Pemerintah Kota Tangerang terkait masalah ini. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan.