Penataan Kali Cideng Mendapat Apresiasi Warga Menteng Dalam

Pengerukan Kali Cideng oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan di kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, menuai respons positif dari masyarakat setempat. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tampung air dan kebersihan sungai ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Ramli (56), seorang warga Menteng Dalam, mengungkapkan kepuasannya terhadap pengerukan Kali Cideng. Menurutnya, penataan sungai ini memberikan nilai tambah estetika pada lingkungan. "Bagus ya, jadinya lebih bersih, lebih enak dilihatnya. Apalagi di depan taman kan," ujarnya saat menyaksikan proses pengerukan yang berlangsung.

Senada dengan Ramli, Marfudin (53), warga lainnya, menyampaikan harapannya agar pengerukan Kali Cideng dapat membuat sungai terlihat lebih rapi, terutama di sisi wilayah Patra Kuningan yang selama ini kurang tertata. "Bagus sih buat kerapiannya, kebersihannya," katanya. Ia menambahkan, kerapian dan kebersihan sungai akan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup warga.

Beberapa warga juga menyampaikan pandangannya terkait potensi banjir di kawasan tersebut. Rawati (65) mengungkapkan bahwa Menteng Dalam sudah lama terbebas dari banjir, terutama setelah adanya wilayah resapan air. "Udah lama sih banjir terakhir, awal 2000-an lah. Sekarang mah udah enggak, di belakang kan ada resapan airnya," jelasnya.

Marfudin menambahkan, saat hujan deras, air Kali Cideng memang sempat naik, namun tidak sampai meluap. "Kalau hujan tinggi tapi enggak sampai meluap, paling tingginya sampe bawah jembatan itu," ungkapnya. Ia berharap pengerukan kali dapat dilakukan secara rutin agar sungai tetap bersih dan tertata rapi. "Alhamdulillah ya dikeruk, jadinya lebih dalam lagi, lebih bersih, pinggirannya juga bagus kalau dirapiin, ditinggiin kayak sebelah sini," tuturnya.

Pengerukan Kali Cideng dibagi menjadi tiga segmen, yang dimulai dari Jalan Patra Kuningan hingga Jalan Kasablanka. Saat ini, pengerukan segmen I, yang meliputi wilayah Jalan Patra Kuningan VII hingga Jalan Patra Kuningan XI, sedang berlangsung. Proses pengerukan melibatkan empat ekskavator amfibi dan sepuluh truk dump untuk mengangkut sedimen sungai.

Proses pengerukan dilakukan secara bergilir oleh empat ekskavator amfibi yang mengangkat sedimen sungai untuk kemudian diangkut menggunakan truk dump. Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan mengerahkan 100 personel Pasukan Biru untuk melaksanakan kegiatan ini. Selain menggunakan alat berat, sejumlah anggota Pasukan Biru juga terlibat dalam pembersihan manual, seperti mengangkat bebatuan dari sungai ke pinggir dan merapikan tumbuhan merambat di tepi sungai.

Kegiatan pengerukan dan penataan Kali Cideng ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Menteng Dalam, baik dari segi estetika lingkungan, peningkatan kapasitas tampung air, maupun pencegahan potensi banjir.