Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang di Delapan Daerah Berjalan Sukses

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menyatakan bahwa pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di delapan daerah telah berjalan dengan aman dan lancar. Sebanyak 8.763 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di berbagai kota dan kabupaten telah melaksanakan PSU, sebagai tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses PSU yang berlangsung pada Sabtu, 19 April 2025. Monitoring langsung dilakukan oleh Ketua dan Anggota KPU di delapan wilayah yang melaksanakan PSU pasca putusan MK dalam jangka waktu 60 hari. Delapan daerah yang dimaksud adalah Kota Banjarbaru (Kalimantan Selatan), Kabupaten Serang (Banten), Kabupaten Pasaman (Sumatera Barat), Kabupaten Empat Lawang (Sumatera Selatan), Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur), Kabupaten Gorontalo Utara (Gorontalo), dan Kabupaten Bengkulu Selatan (Bengkulu).

Berikut rincian pelaksanaan PSU di beberapa daerah:

  • Kota Banjarbaru (Kalimantan Selatan): Ketua KPU, Mochammad Afifuddin, bersama Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, dan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, turut memantau jalannya PSU di 403 TPS yang tersebar di 5 kecamatan dan 20 kelurahan. Partisipasi pemilih mencapai 56,44 persen, dengan 110.816 pemilih menggunakan hak pilihnya dari total 195.891 pemilih terdaftar.
  • Kabupaten Serang (Banten): Anggota KPU, August Mellaz, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, melakukan peninjauan langsung di TPS 04 Kp Sumur Peutey, Desa Baros, TPS 04 Desa Panyirapan, dan TPS 001 Kampung Sukamanah Desa Baros. PSU di Kabupaten Serang dilaksanakan di 2.355 TPS yang tersebar di 29 kecamatan dan 326 desa/kelurahan.
  • Kabupaten Pasaman (Sumatera Barat): Komisioner KPU, Yulianto Sudrajat, memonitor pelaksanaan PSU di TPS 006 Nagari Limo Koto Kecamatan Bonjol, TPS 001 Nagari Ganggo Mudiak Kecamatan Bonjol, dan TPS 001 Nagari Binjai Kecamatan Tigo Nagari. PSU berlangsung di 605 TPS yang tersebar di 12 kecamatan dan 62 nagari/desa, dengan tingkat partisipasi pemilih sebesar 65,27 persen. Dari 218.980 pemilih terdaftar, 143.086 orang menggunakan hak pilihnya.
  • Kabupaten Empat Lawang (Sumatera Selatan): PSU dilaksanakan di 531 TPS yang tersebar di 10 kecamatan dan 156 desa/kelurahan, dengan partisipasi pemilih 52,31 persen. Jumlah pemilih terdaftar adalah 257.020, dengan 134.947 pemilih yang menggunakan hak pilih.
  • Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat): Anggota KPU RI, Idham Holik, meninjau langsung pelaksanaan PSU di TPS 002 Desa Madiasari dan TPS terdampak bencana alam 001 dan 002 Desa Cikondang Kecamatan Cineam. Di Kabupaten Tasikmalaya, PSU berlangsung di 2.847 TPS yang tersebar di 39 kecamatan dan 351 desa/kelurahan dengan tingkat partisipasi pemilih 63,42 persen.
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur): Anggota KPU, Iffa Rosita, memantau PSU di TPS 19 dan 21 Kelurahan Melayu, TPS Lokasi Khusus 901 dan 902 Lapas Kelas IIA Tenggarong, dan TPS 13 Kelurahan Timbau. PSU di Kutai Kartanegara berlangsung di 1.447 TPS yang tersebar di 20 kecamatan, dengan tingkat partisipasi pemilih 67,65 persen. Jumlah pemilih PSU 552.469 pemilih dengan pengguna hak pilih 354.172.
  • Kabupaten Gorontalo Utara (Gorontalo): PSU dilaksanakan di 245 TPS di 11 kecamatan dan 123 desa/kelurahan. Tingkat partisipasi pemilih di Gorontalo Utara sebesar 80,15 persen.
  • Kabupaten Bengkulu Selatan (Bengkulu): Anggota KPU, Parsadaan Harahap, meninjau pelaksanaan PSU di TPS 03 Kelurahan Padang Kapuk, TPS 02 Kelurahan Ibul Kecamatan Kota Manna, dan TPS 02 Desa Batu Lambang Kecamatan Pasar Manna. PSU di Kabupaten Bengkulu Selatan berlangsung di 330 TPS yang tersebar di 11 kecamatan dan 158 desa/kelurahan dengan tingkat partisipasi pemilih 73,80 persen. Jumlah pemilih PSU 126.739 pemilih dengan pengguna hak pilih 93.600.

Secara keseluruhan, pelaksanaan PSU di 8.763 TPS di delapan daerah tersebut telah rampung dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.