Valverde Pasang Badan untuk Ancelotti di Tengah Badai Kritik
Masa depan Carlo Ancelotti di Real Madrid menjadi sorotan tajam setelah performa kurang memuaskan timnya di berbagai kompetisi. Tersingkirnya Real Madrid dari Liga Champions di babak perempat final oleh Arsenal, ditambah selisih tujuh poin dari Barcelona di klasemen LaLiga, memicu spekulasi mengenai pemecatan pelatih asal Italia tersebut.
Tekanan semakin bertambah dengan ekspektasi tinggi menyusul potensi kedatangan Kylian Mbappe, sementara kehilangan sosok sentral seperti Toni Kroos yang pensiun, seolah terabaikan. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa manajemen klub telah mempertimbangkan untuk mengakhiri kerjasama dengan Ancelotti sebelum musim 2024-2025 berakhir. Final Copa del Rey melawan Barcelona diyakini menjadi laga penentu bagi nasib Ancelotti.
Menanggapi situasi tersebut, pelatih Athletic Bilbao, Ernesto Valverde, memberikan pembelaan terhadap Ancelotti. Valverde, yang akan menghadapi Real Madrid di pekan ke-32 LaLiga, menilai bahwa kritik yang ditujukan kepada Ancelotti tidaklah adil, mengingat kontribusinya yang signifikan bagi klub.
"Tahun lalu dia memenangi Liga Champions dan LaLiga," ujar Valverde. "Saya tidak tahu berapa banyak Piala Super yang dia dapatkan. Jika mereka mengkritik dia, lantas apa yang akan mereka katakan kepada kami pelatih-pelatih yang lain?"
Valverde menyoroti rekam jejak Ancelotti yang selalu berhasil mempersembahkan trofi bagi Real Madrid di setiap musim kepelatihannya. Ancelotti telah memimpin Real Madrid dalam dua periode, pertama dari 2013 hingga 2015, dan kemudian dari 2021 hingga saat ini. Selama periode tersebut, ia telah mengantarkan klub meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk:
- Copa del Rey (2013-2014, 2022-2023)
- Liga Champions (2013-2014, 2021-2022)
- Piala Super Eropa (2014, 2022)
- Piala Dunia Klub (2014, 2022)
- LaLiga (2021-2022)
- Piala Super Spanyol (2021-2022)
- Piala Interkontinental (2023)
Ancelotti sendiri mengakui bahwa ia siap menerima keputusan apapun dari manajemen klub terkait masa depannya. "Bisa jadi tahun ini atau tahun depan ketika kontrak saya habis," ungkapnya. "Tidak ada masalah. Tetapi, saat saya selesai di sini, saya akan sangat berterima kasih kepada Real Madrid. Itu saja."