Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu Jaringan Internasional di Riau
Tim Bareskrim Polri berhasil mengungkap upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 38 kilogram di wilayah Bengkalis, Riau. Operasi penangkapan yang dilakukan berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial MH, seorang pria berusia 46 tahun, yang diduga kuat terlibat dalam jaringan narkoba internasional.
Brigjen Eko Hadi Santoso, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari informasi intelijen yang mengindikasikan adanya pengiriman sabu dari Malaysia menuju Kabupaten Bengkalis, Riau. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Subdit II Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan serangkaian penyelidikan intensif.
Pada hari Jumat, 18 April, tim melakukan pengawasan ketat di Jalan Deluk, Desa Deluk, Kecamatan Batam, Kabupaten Bengkalis. Operasi membuahkan hasil ketika petugas mencurigai seorang individu yang baru saja turun dari sebuah speed boat sekitar pukul 00.30 WIB. Petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan 38 paket sabu yang disembunyikan di dalam speed boat tersebut.
Kombes Audie Camry Wibisana, Kasubdit II Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, menambahkan bahwa tersangka MH diduga berperan sebagai kurir dan pengawal dalam jaringan ini. Kendati demikian, pihak kepolisian masih terus mendalami peran tersangka, karena kuat dugaan bahwa keterlibatannya lebih dari sekadar kurir dan pengawal.
"Sampai saat ini peran yang bersangkutan (yang terlihat secara fakta di lapangan) masih sebagai kurir dan pengawal, dan masih kami dalami karena kami yakin peran yang bersangkutan lebih daripada itu," jelas Kombes Audie.
Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia masih menjadi target utama bagi jaringan narkoba internasional. Bareskrim Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba, serta bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di tanah air. Pengembangan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk membongkar seluruh jaringan yang terlibat dalam penyelundupan sabu ini.