Majene Intensifkan Vaksinasi dan Pengawasan Sapi Kurban Jelang Idul Adha

Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, meningkatkan upaya perlindungan kesehatan hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah dengan menggelar vaksinasi massal dan pemeriksaan intensif pada sapi-sapi kurban.

Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kesehatan hewan kurban yang akan dikonsumsi masyarakat, serta mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) dan jembrana, dua penyakit yang berpotensi merugikan peternak dan konsumen.

Sebagai bagian dari program ini, Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Kabupaten Majene mengerahkan petugas untuk melakukan vaksinasi dan pengambilan sampel darah di berbagai lokasi, termasuk di Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur. Sampel darah yang diambil kemudian dikirim ke Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros, Sulawesi Selatan, untuk pengujian lebih lanjut.

Setiap sapi yang telah divaksinasi akan diberi tanda berupa barcode pada telinganya. Barcode ini berfungsi sebagai identifikasi yang memberikan jaminan kepada calon pembeli bahwa hewan tersebut telah mendapatkan vaksinasi PMK dan telah diperiksa kesehatannya.

Dokter Hewan Puskeswan Banggae, drh. Siti Khadijah Hardyanti, menjelaskan bahwa selain vaksinasi, timnya juga melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh pada setiap sapi kurban. Pemeriksaan ini mencakup pengecekan kondisi umum hewan, termasuk suhu tubuh, nafsu makan, dan tanda-tanda klinis yang mungkin mengindikasikan adanya penyakit.

"Kami tidak hanya fokus pada vaksinasi, tetapi juga melakukan pemeriksaan fisik secara detail. Tujuannya adalah untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa sapi kurban yang mereka beli benar-benar aman dan layak untuk dikonsumsi," ujar drh. Siti Khadijah Hardyanti.

Upaya ini sangat penting mengingat Kabupaten Majene merupakan salah satu daerah pemasok sapi kurban utama ke Kalimantan Timur, di mana permintaan hewan kurban biasanya meningkat signifikan menjelang Idul Adha.

Selain langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah daerah, para peternak juga diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga kesehatan hewan ternak mereka. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kebersihan kandang secara rutin, memberikan pakan yang berkualitas, dan segera melaporkan kepada petugas kesehatan hewan jika menemukan adanya gejala penyakit pada hewan ternak mereka.

Dengan kerjasama antara pemerintah daerah, petugas kesehatan hewan, dan peternak, diharapkan seluruh hewan kurban di Kabupaten Majene dapat terjamin kesehatannya dan bebas dari penyakit, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan aman dan nyaman.