Kak Seto Serukan Generasi Muda untuk Meneladani Dedikasi Hotma Sitompul dalam Pembelaan Hukum
Kepergian pengacara senior Hotma Sitompul menyisakan duka mendalam bagi banyak pihak, tak terkecuali Kepala Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto. Di tengah suasana duka di rumah duka Hotma Sitompul, Kak Seto menyampaikan harapannya agar generasi muda, khususnya para praktisi hukum, dapat melanjutkan jejak perjuangan Hotma Sitompul dalam membela hak-hak masyarakat.
Kak Seto mengenang Hotma Sitompul sebagai sosok yang idealis dan profesional di bidang penegakan hukum. Ia berharap akan muncul advokat-advokat muda yang terinspirasi oleh dedikasi Hotma dalam memberikan akses keadilan bagi mereka yang membutuhkan, terutama masyarakat yang kurang mampu dan rentan.
"Mudah-mudahan tokoh-tokoh muda bisa melanjutkan perjuangan beliau dengan idealisme yang sama, karena beliau adalah salah satu tokoh yang profesional di bidang penegakan hukum," ujar Kak Seto saat melayat di rumah duka yang terletak di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (17/4/2025).
Kak Seto mengungkapkan bahwa LPAI dan Hotma Sitompul telah menjalin kerja sama dalam menangani sejumlah kasus hukum yang melibatkan anak-anak. Ia mengapresiasi bantuan dan dukungan yang selama ini diberikan oleh Hotma Sitompul dalam memperjuangkan hak-hak anak.
"Kami di LPAI sudah cukup banyak bekerja sama dengan beliau. Ada beberapa kasus-kasus masalah anak-anak, kami minta bantuan beliau," ungkapnya.
Kabar duka ini tentu mengejutkan dan membuat Kak Seto merasa kehilangan. Ia pun menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian Hotma Sitompul.
"Kami sangat merasa kehilangan dan terkejut karena kepergian beliau yang mendadak ini," tuturnya.
Kak Seto bersama anak dan cucunya hadir melayat dengan mengenakan pakaian batik. Ia juga mengirimkan karangan bunga sebagai ungkapan duka cita dari dirinya dan keluarga.
Kak Seto berencana untuk menghadiri pemakaman Hotma Sitompul di San Diego Hill Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu (19/4/2025). Kehadirannya merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada sahabat dan kolega yang telah banyak berkontribusi dalam dunia hukum dan perlindungan anak.
Hotma Sitompul menghembuskan nafas terakhirnya di usia 75 tahun setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta Pusat. Beliau diketahui menderita komplikasi penyakit selama beberapa tahun terakhir. Sempat menjalani perawatan di Penang, Malaysia pada Oktober 2024, Hotma kembali ke Indonesia pada Januari 2025. Selama tiga bulan terakhir, ia rutin menjalani cuci darah (hemodialisis) karena riwayat penyakit ginjal yang dideritanya.
Putra Hotma, Ditho, mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan ayahnya sempat membaik selama seminggu perawatan di rumah sakit. Namun, tepat seminggu kemudian, Hotma dinyatakan meninggal dunia akibat komplikasi penyakit yang dideritanya.
Hotma Sitompul dikenal sebagai pengacara senior yang malang melintang dalam berbagai kasus hukum. Ia juga mendirikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mawar Saron, sebuah lembaga non-profit yang memberikan bantuan hukum kepada masyarakat miskin, teraniaya, dan terpinggirkan, termasuk anak-anak yang membutuhkan perlindungan hukum.