Suharman: Pawang Ular Nunukan Berbekal Ayat Suci dan Pengalaman Masa Kecil

Di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, nama Suharman dikenal luas sebagai sosok yang piawai dalam menangani ular, khususnya ular berbisa. Keahliannya ini menjadikan dirinya sebagai andalan bagi petugas pemadam kebakaran setempat.

Suharman, yang juga melatih rekan-rekannya di Dinas Pemadam Kebakaran dalam teknik penangkapan ular berbahaya seperti King Kobra, Kobra Jawa, dan ular cincin, mengungkapkan bahwa kemampuannya ini tumbuh secara alami sejak kecil. Kegemarannya bermain dengan ular sejak usia dini menjadi bekal berharga dalam pekerjaannya saat ini.

Sejak bergabung dengan Dinas Pemadam Kebakaran pada tahun 2010, Suharman telah menangkap berbagai jenis ular, mulai dari yang berbisa hingga yang tidak. Selain ular, ia juga berpengalaman menangani biawak bahkan buaya. Kecintaannya pada fauna telah tumbuh sejak kecil, bahkan terhadap binatang yang bagi kebanyakan orang dianggap berbahaya.

Suharman memiliki prinsip untuk selalu melepaskan ular hasil tangkapannya ke alam liar, jauh dari permukiman warga. Ia menolak permintaan untuk memberikan ular tersebut kepada orang lain, karena lebih memilih untuk mengembalikan mereka ke habitat aslinya.

Salah satu pengalaman yang membuatnya enggan mempublikasikan hasil tangkapannya di media sosial adalah banyaknya permintaan agar ular kobra tersebut dikonsumsi. Ia prihatin dengan anggapan bahwa daging ular kobra memiliki khasiat tertentu.

Pengalaman ekstremnya meliputi penangkapan King Kobra sepanjang 4 meter di Nunukan Selatan. Ular tersebut memberikan perlawanan sengit, namun berhasil ditaklukkan dengan tangan kosong berkat keyakinannya.

Suharman juga membagikan tips terkait penanganan gigitan ular dan cara menghindarinya.

Tips Saat Digigit Ular:

  • Ular Tidak Berbisa: Jika tergigit ular yang tidak berbisa, rendam kepala ular di dalam air hingga ia melepaskan gigitannya sendiri. Jangan menarik paksa karena dapat menyebabkan luka.
  • Ular Berbisa (Kobra): Ikat area sekitar gigitan dan segera cari pertolongan medis. Meskipun obat anti bisa ular kobra mungkin tidak tersedia, rumah sakit dapat memberikan penetral racun.

Tips Menghindari Ular Berbisa:

  • Kobra Jawa: Pastikan ular telah menyemburkan bisa sebelum ditangkap, karena semburannya dapat menyebabkan luka bakar.
  • King Kobra: Jangan panik jika ular berdiri tegak. Tunggu hingga ular menurunkan badannya sebelum mengambil tindakan.

Suharman menekankan bahwa tugas petugas pemadam kebakaran tidak hanya terbatas pada pemadaman api, tetapi juga mencakup berbagai aspek pelayanan masyarakat.