Kesehatan Terganggu, Nunung Pilih Tak Berpuasa di Ramadan Tahun Ini
Kesehatan Nunung Jadi Alasan Tak Puasa di Ramadan
Komedian senior Nunung memutuskan untuk tidak menjalankan ibadah puasa Ramadan tahun ini. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan karena kondisi kesehatannya yang membutuhkan perawatan intensif dan konsumsi obat-obatan secara rutin. Berbeda dengan Ramadan tahun lalu, di mana ia masih mampu berpuasa meskipun baru saja menjalani operasi, tahun ini Nunung mengaku tak kuasa menahan dahaga dan lapar karena tuntutan pengobatannya.
Dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta Selatan baru-baru ini, Nunung menjelaskan bahwa banyaknya jenis dan dosis obat yang harus dikonsumsinya secara teratur menjadi penghalang utama baginya untuk berpuasa. "Saya harus mengonsumsi obat secara teratur, dan hal ini tidak bisa dihentikan, termasuk saat bulan Ramadan," ungkap Nunung. Ia menambahkan bahwa penyakit yang dideritanya memerlukan pemantauan ketat, termasuk kadar gula darah yang harus dikontrol setiap hari karena pengobatannya. Kondisi ini diperparah dengan kondisi kesehatan lain yang menuntut pemeriksaan rutin, seperti GERD dan perlu menjalani pemeriksaan berkala ke psikiater setiap bulannya.
Meskipun harus melewatkan ibadah puasa, Nunung tetap aktif bekerja untuk memenuhi kebutuhan pengobatannya. Pada usia 61 tahun, Nunung masih menerima tawaran pekerjaan di dunia hiburan. Namun, ia memilih pekerjaan yang tidak terlalu membebani fisiknya, demi menjaga kondisi kesehatannya. "Saya harus selektif memilih pekerjaan, yang penting bisa beristirahat cukup, minimal tiga hingga empat jam sehari," tambahnya.
Nunung mengungkapkan rasa syukurnya karena di tengah perjuangannya melawan penyakit, ia masih mendapatkan banyak tawaran pekerjaan selama Ramadan tahun ini. Hal ini sangat membantu dalam membiayai pengobatannya yang tidak sedikit. Namun, prioritas utama baginya saat ini adalah menjaga kondisi kesehatannya agar tetap stabil dan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter.
Setelah berjuang melawan kanker payudara, Nunung kini harus berhadapan dengan tantangan kesehatan lainnya. Kondisi ini tentu saja membutuhkan perjuangan dan kesabaran ekstra. Meskipun tidak berpuasa, Nunung tetap aktif dalam kegiatannya, sekaligus menunjukkan semangat pantang menyerah dalam menghadapi cobaan hidup dan mempertahankan kondisi fisik yang prima. Ia juga tetap mendukung suaminya yang menjalankan ibadah puasa dengan memasak sahur dan berbuka puasa untuknya.
Kondisi Kesehatan Nunung: * Mengonsumsi banyak obat-obatan yang tidak boleh dihentikan. * Memerlukan pemantauan gula darah setiap hari. * Mengidap GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). * Memerlukan pemeriksaan rutin ke psikiater setiap bulan. * Selektif menerima pekerjaan agar waktu istirahat cukup.