Dilema Pengemudi Ojol Hadapi Kebijakan Tarif Baru Grab
Jakarta - Para pengemudi ojek online (ojol) menghadapi tantangan baru dengan diperkenalkannya layanan Grab Hemat yang mulai berlaku sejak 10 April 2025. Kebijakan ini menuai protes dari sejumlah pengemudi yang mengklaim pendapatan mereka semakin tergerus akibat potongan yang diterapkan.
Menurut Rahmat, salah seorang pengemudi, potongan yang dikenakan mencapai Rp2.000 per trip untuk layanan Grab Hemat. Selain itu, terdapat potongan tambahan sebesar 20% dari setiap pesanan. "Kondisi ini sangat merugikan kami. Namun, kami terpaksa menerimanya karena jika tidak, orderan akan sepi," ujarnya.
Berikut rincian dampak yang dirasakan pengemudi: - Penurunan Pendapatan: Dari sebelumnya Rp10.400 per trip menjadi Rp8.500. - Potongan Ganda: Selain potongan per trip, ada potongan 20% dari nilai pesanan. - Dampak pada Layanan Lain: Untuk Grab Food, potongan langsung Rp2.000 per order, sedangkan Grab Bike memiliki potongan harian maksimal Rp20.000.
Tyas Widyastuti, Director of Mobility & Logistics Grab Indonesia, menegaskan bahwa program ini bersifat opsional. "Mitra pengemudi bisa membatalkan kapan saja tanpa biaya," jelasnya. Program ini diluncurkan setelah mempertimbangkan masukan dari pengemudi sebelumnya. Namun, pihaknya akan terus mengevaluasi kebijakan ini secara berkala.