Guru Hadroh di Ciputat Diduga Lakukan Pencabulan Berulang terhadap Tiga Anak Laki-laki
Tangerang Selatan – Seorang pria berinisial AA (35), yang dikenal sebagai pengajar hadroh di kawasan Serua, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap tiga anak laki-laki berinisial R (7), H (7), dan R (9). Pelaku memanfaatkan kedekatan dengan korban dengan memberikan iming-iming berupa permainan game online dan uang saku, termasuk janji tunjangan hari raya (THR). Kasus ini terungkap setelah salah satu orangtua korban menerima informasi dari tetangga pada Minggu (13/4/2025).
Menurut pengakuan orangtua korban, salah satu anaknya mengaku telah mengalami pencabulan hingga sepuluh kali oleh AA. Modus yang digunakan pelaku meliputi:
- Memanggil anak-anak secara langsung ke rumahnya.
- Menjanjikan akses permainan Free Fire melalui ponselnya.
- Menawarkan THR sebagai daya tarik agar korban menuruti keinginannya.
AA, yang sehari-hari bekerja sebagai kurir pengantar sayuran, diketahui tinggal di rumah kontrakan di wilayah tersebut. Meski dikenal sebagai guru hadroh, tidak semua korban merupakan muridnya. "Anak saya tidak pernah ikut hadroh, tapi pelaku memang dikenal suka mengajari anak-anak," ujar salah satu orangtua korban.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Azkar Sodiq, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dan menindaklanjuti kasus ini. "Pelaku telah diamankan dan proses hukum sedang dilanjutkan oleh unit PPA Polres Tangerang Selatan," jelas Bambang. Ketiga korban juga telah mendapatkan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma akibat kejadian tersebut.