Prabowo Subianto Tandatangani Belasan Kerja Sama Strategis dalam Lawatan ke Timur Tengah dan Turkiye

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, baru saja menyelesaikan serangkaian kunjungan diplomatik ke lima negara di Timur Tengah dan Turkiye. Lawatan yang berlangsung selama sepekan tersebut menghasilkan berbagai kesepakatan strategis di bidang energi, pertahanan, ekonomi, dan budaya.

Di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Prabowo bertemu dengan pemimpin setempat untuk memperkuat kerja sama bilateral. Kedua negara menandatangani delapan dokumen penting, mencakup:

  • Kemitraan iklim dan kelautan antara Kementerian Luar Negeri UEA dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Indonesia.
  • Kerja sama keamanan antara Kementerian Dalam Negeri UEA dan Kepolisian RI untuk penanggulangan terorisme.
  • Investasi produksi susu antara Kementerian Pertanian Indonesia dan Al Ain Farms.
  • Pengembangan energi terbarukan, termasuk proyek PLTS Terapung Jati Gede berkapasitas 100 MW bersama Masdar.

Berikutnya, di Ankara, Turkiye, Prabowo bertemu Presiden Recep Tayyip Erdoğan. Tiga dokumen kerja sama ditandatangani, meliputi:

  1. Pertukaran budaya antara pemerintah Indonesia dan Turkiye.
  2. Kolaborasi media dan komunikasi antara Kantor Komunikasi Kepresidenan RI dan Direktorat Komunikasi Presiden Turkiye.
  3. Penanggulangan bencana melalui kerja sama antara BNPB Indonesia dan AFAD Turkiye.

Di Kairo, Mesir, Prabowo dan Presiden Abdel Fattah El-Sisi sepakat membentuk kemitraan strategis yang mencakup kerja sama politik, ekonomi, pertahanan, dan pendidikan. Sementara di Doha, Qatar, dibahas rencana investasi senilai 2 miliar dolar AS melalui dana bersama Danantara.

Terakhir, di Amman, Yordania, Prabowo bertemu Raja Abdullah II untuk memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, pertanian, dan pendidikan agama. Empat memorandum saling pengertian ditandatangani, termasuk kolaborasi antara Kementerian Agama RI dan Kementerian Wakaf Yordania.

Lawatan ini menegaskan komitmen Indonesia dalam memperluas jejaring diplomasi global dan menciptakan peluang ekonomi yang saling menguntungkan.