Pertamina Siapkan Bengkel Khusus untuk Tangani Keluhan Konsumen Terkait BBM di Kalimantan Timur
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan tengah mempersiapkan bengkel khusus guna menangani keluhan konsumen terkait gangguan performa kendaraan yang diduga disebabkan oleh bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini diambil sebagai respons atas sejumlah laporan dari masyarakat di Kalimantan Timur yang mengalami masalah pada kendaraan mereka setelah mengisi BBM.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Pertamina mengumumkan rencana pembukaan bengkel khusus di sepuluh kota dan kabupaten, termasuk Balikpapan, Samarinda, dan Bontang. Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk memberikan pelayanan optimal dan menindaklanjuti setiap keluhan dengan profesional.
Masyarakat setempat menyambut positif rencana ini. Salah satunya adalah Ahmad Faisal, seorang sopir taksi online yang mengaku mengalami masalah mesin setelah mengisi BBM. "Mobil saya sempat brebet dan mesin mati mendadak. Mekanik menduga masalahnya berasal dari bahan bakar," ujarnya. Pengalaman serupa juga dialami oleh Yuni Andini, warga Loa Janan Ilir, yang harus bolak-balik ke bengkel karena masalah pada mobil keluarganya.
Pertamina menekankan bahwa pembukaan bengkel khusus ini dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan mengikuti tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Informasi lebih lanjut mengenai lokasi dan mekanisme layanan akan diumumkan segera. Selain itu, perusahaan juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas distribusi BBM dan pengawasan di seluruh wilayah Kalimantan.