Elon Musk Sindir Desain Roket Blue Origin yang Digunakan Katy Perry

Roket New Shepard milik Blue Origin, perusahaan antariksa yang didirikan oleh Jeff Bezos, kembali menjadi sorotan setelah mengangkut penyanyi ternama Katy Perry dalam penerbangan suborbitalnya. Namun, sebelum mencapai momen tersebut, desain roket ini sempat menjadi bahan perbincangan, termasuk kritik pedas dari Elon Musk, pendiri SpaceX.

Pada tahun 2015, saat New Shepard pertama kali diperkenalkan, bentuknya yang unik langsung memicu berbagai komentar. Banyak yang menganggap desainnya menyerupai bagian tubuh pria, dan Musk turut menyampaikan sindirannya. Dalam sebuah wawancara, Musk menyatakan, "Kalau cuma untuk penerbangan suborbital, roket bisa didesain lebih pendek." Pernyataan ini disambut tawa audiens, sekaligus menegaskan perbedaan pendekatan teknis antara SpaceX dan Blue Origin.

Berikut beberapa poin penting terkait kontroversi ini: - Garis Kármán: Batas imajiner pada ketinggian 100 km yang diakui sebagai garis pemisah antara atmosfer Bumi dan luar angkasa. New Shepard mencapai ketinggian ini, tetapi tidak masuk ke orbit Bumi. - Perbandingan dengan SpaceX: Roket SpaceX dirancang untuk mencapai orbit Bumi, sementara New Shepard fokus pada penerbangan suborbital singkat. - Sindiran di Media Sosial: Musk membalas meme yang membandingkan dirinya dengan Bezos menggunakan cuplikan dari Star Wars, dengan caption "Haha", menegaskan skeptisismenya terhadap klaim Blue Origin.

Meski demikian, New Shepard tetap menjadi salah satu pionir dalam industri wisata antariksa, meski dengan desain dan tujuan yang berbeda dari kompetitornya.