KKB Yahukimo dan Ndugama Diduga Tewaskan 12 Pendulang Emas di Sungai Silet

Sebuah insiden berdarah terjadi di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan, di mana kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama diduga melakukan pembunuhan terhadap 12 pendulang emas. Kejadian ini berlangsung di sekitar Lokasi 22 dan Muara Kum, sepanjang aliran Sungai Silet, selama dua hari berturut-turut pada awal April 2025.

Tim gabungan Operasi Damai Cartenz 2025, bersama dengan Tim Dokter Kepolisian (Dokkes) Polri dan Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) Polri, telah berhasil mengidentifikasi korban. Sebanyak 11 jenazah telah diserahkan kepada keluarga di Pos Kilometer 6 Yahukimo, sementara satu jenazah lainnya, atas nama Ariston Kamma, telah lebih dulu dipulangkan pada 10 April 2025.

Proses evakuasi dan identifikasi korban masih terus dilakukan, sementara upaya pengejaran terhadap pelaku juga sedang diintensifkan. Aparat keamanan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan proses berjalan lancar.

Daftar Korban yang Ditemukan: - Wawan Tangahu (Sulawesi Utara) - Suardi Laode alias Kaswadi (Sulawesi Utara) - Stenli Humena (Sulawesi Utara) - Yuda Lesmana (Yahukimo) - Riki Rahmat (Sulawesi Tenggara) - Muhammad Arif (Yahukimo) - Safaruddin (Yahukimo) - Abdur Raffi Batu Bara (Yahukimo) - Stefanus Gisbertus (Maluku) - Zamroni (Jawa Tengah) - Rusli, Desa Buti (Papua) - Ariston Kamma