Indonesia Pimpin Dialog Pariwisata Berkelanjutan di Forum CAP-CSA 2025

Jakarta, 15 April 2025 – Indonesia kembali memegang peran strategis dalam peta pariwisata global dengan menjadi tuan rumah 37th CAP-CSA Joint Commission Meeting yang digelar di Jakarta pada 15-16 April 2025. Acara ini menghimpun delegasi dari 30 negara di kawasan Asia Timur, Pasifik, dan Asia Selatan untuk merumuskan arah baru industri pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa forum ini menjadi platform kunci untuk memamerkan kemajuan kebijakan pariwisata Indonesia sekaligus memperkuat jejaring internasional. "Ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum untuk mendorong kolaborasi konkret dalam pemulihan pariwisata pascapandemi," ujarnya dalam konferensi pers pra-acara.

Agenda Utama Forum

  • Pembahasan kebijakan pariwisata berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular.
  • Pertukaran inovasi digital untuk meningkatkan daya saing destinasi.
  • Peluncuran program UN Tourism 2025-2026 untuk kawasan Asia-Pasifik.
  • Kunjungan lapangan ke pusat UMKM Sarinah dan Museum Nasional sebagai contoh integrasi budaya dengan pariwisata.

Poin Penting Diskusi

  1. Strategi pemulihan pariwisata pasca-krisis global, termasuk pemanfaatan teknologi hijau.
  2. Peningkatan kapasitas UMKM lokal melalui skema pariwisata berbasis komunitas.
  3. Penguatan standar kesehatan dan keamanan untuk destinasi wisata.

Selain sidang utama, rangkaian acara mencakup UN Tourism Regional Forum on Tourism Policy yang fokus pada penerapan prinsip ekonomi sirkular di sektor pariwisata. Indonesia juga akan mempresentasikan Blue Economy Framework sebagai bagian dari komitmen mencapai Net Zero Emission 2060.

"Kami ingin dunia melihat bahwa Indonesia tidak hanya kaya akan alam dan budaya, tetapi juga menjadi pelopor pariwisata bertanggung jawab," tambah Widiyanti. Dukungan dari 22 pemerintah daerah dan 150 pelaku industri telah dipastikan untuk memastikan kesuksesan acara ini.