DPR Dorong Pengisian Cepat Jabatan Dubes RI di Beberapa Negara
Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani, mendesak pemerintah untuk segera mengisi sejumlah posisi duta besar (dubes) Republik Indonesia yang masih lowong, termasuk di Amerika Serikat (AS). Hal ini disampaikan dalam pertemuan di Gedung DPR RI pada Senin (14/4/2025). Puan menegaskan bahwa DPR siap memproses usulan calon dubes dari pemerintah untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan.
Menurut Puan, pengisian posisi strategis tersebut penting untuk memperkuat diplomasi Indonesia di tingkat global. "Kami berharap pemerintah dapat segera menindaklanjuti proses pengisian jabatan ini agar fungsi perwakilan Indonesia di luar negeri dapat berjalan optimal," ujarnya. Sementara itu, Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menyatakan bahwa meskipun penunjukan dubes merupakan kewenangan penuh presiden, prosesnya harus tetap memperhatikan ketentuan diplomatik yang berlaku.
Beberapa posisi dubes yang masih kosong antara lain: - Dubes RI untuk AS (Washington DC), lowong sejak 2023 setelah Rosan Perkasa Roeslani beralih menjadi Wakil Menteri BUMN. - Dubes untuk beberapa negara lain yang belum diumumkan.
Kekosongan ini dinilai berdampak pada kemampuan Indonesia dalam merespons dinamika politik dan kebijakan perdagangan AS, terutama terkait kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump. Indonesia sendiri terkena tarif impor sebesar 32% sebagai balasan atas rencana penerapan tarif 64% terhadap produk AS. Untuk mengatasi hal ini, Presiden Prabowo Subianto telah mengerahkan sejumlah menteri, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Luar Negeri Sugiono, untuk melakukan negosiasi.