Vinales Kehilangan Podium Akibat Pelanggaran Tekanan Ban di MotoGP Qatar
Losail, Qatar - Maverick Vinales harus menerima konsekuensi berat setelah terbukti melanggar regulasi tekanan ban pada balapan utama MotoGP Qatar 2025. Pebalap Tim Tech3 KTM tersebut awalnya finis di posisi kedua, namun hasil tersebut dibatalkan setelah investigasi teknis oleh FIM Stewards.
Investigasi mengungkapkan bahwa KTM RC16 milik Vinales tidak memenuhi standar tekanan ban minimum selama lebih dari 60% durasi balapan. Pelanggaran ini berujung pada penalti waktu 16 detik yang membuatnya terlempar ke posisi ke-14 klasemen akhir. Akibatnya, Francesco Bagnaia naik ke posisi runner-up, sedangkan Franco Morbidelli berhasil meraih tempat ketiga.
Beberapa faktor kunci yang terungkap dalam kasus ini: - Kalkulasi tekanan ban yang tidak sesuai dengan strategi balapan - Sistem monitoring pada dasbor motor yang diabaikan oleh Vinales - Dampak penalti yang signifikan terhadap perolehan poin pebalap
Vinales mengakui kelalaiannya dalam memantau indikator teknis selama balapan. "Fokus saya hanya pada lintasan. Tidak ada waktu untuk memeriksa parameter teknis," ujar pebalap asal Spanyol itu dalam konferensi pers pasca-balapan. Penalti ini menyisakan kekecewaan besar mengingat performa solid yang ditunjukkannya sepanjang akhir pekan.
Dengan hanya meraih 2 poin dari balapan ini, Vinales kini tertahan di peringkat 18 klasemen sementara dengan total 8 poin. Kasus ini kembali menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi teknis dalam olahraga bermotor tingkat dunia.