UPI Umumkan Sembilan Kandidat Rektor Periode 2025-2030, Jamin Proses Pemilihan Transparan dan Bebas Konspirasi

Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) telah secara resmi mengumumkan sembilan nama yang akan bersaing untuk menduduki kursi rektor periode 2025-2030. Pengumuman ini menandai dimulainya tahapan krusial dalam suksesi kepemimpinan di salah satu perguruan tinggi pendidikan terkemuka di Indonesia.

Ketua MWA UPI, Komjen Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna, menegaskan bahwa seluruh kandidat yang lolos verifikasi merupakan alumni UPI, sebuah fakta yang menurutnya mencerminkan komitmen universitas untuk mengembangkan talenta dari dalam. Lebih lanjut, Nanan Soekarna menekankan komitmen penuh MWA untuk memastikan proses pemilihan rektor berjalan transparan, adil, dan bebas dari segala bentuk konspirasi atau kolusi.

Tahapan Pemilihan Rektor UPI 2025-2030

Setelah pengumuman ini, para kandidat akan memasuki masa kampanye yang intensif. Agenda kampanye meliputi:

  • Publikasi Opini: Setiap kandidat akan menyampaikan visi, misi, dan gagasan strategisnya untuk pengembangan UPI ke depan.
  • Paparan Naskah Kinerja: Kandidat akan mempresentasikan rencana kerja komprehensif di hadapan senat akademik, yang akan menjadi forum penting untuk menguji kelayakan dan kapasitas kepemimpinan mereka.
  • Penilaian Asesor Independen: Proses seleksi akan melibatkan asesor independen dari luar UPI, yang akan memberikan penilaian objektif berdasarkan standar dan kriteria yang telah ditetapkan.
  • Penetapan Tiga Besar: Berdasarkan hasil kampanye dan penilaian asesor, MWA akan menetapkan tiga kandidat terbaik yang akan melaju ke tahap akhir pemilihan.
  • Pemilihan Rektor: MWA akan memilih rektor terpilih dari tiga kandidat final.

Nanan Soekarna juga menyampaikan apresiasi terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk civitas akademika UPI yang telah menyampaikan aspirasi mereka kepada Kementerian Riset, Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek). Ia menegaskan bahwa seluruh masukan akan dipertimbangkan secara cermat, namun proses pemilihan akan tetap berpegang pada standar dan prosedur yang telah ditetapkan.

Komitmen Anti-Konspirasi dan Kolusi

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan integritas, seluruh anggota MWA, panitia pemilihan, guru besar, perwakilan Mendikti Saintek, dan Ketua Umum Ikatan Alumni UPI (IKA UPI) bersama-sama membacakan dan menandatangani ikrar komitmen anti-konspirasi. Langkah ini merupakan simbol keseriusan seluruh pihak yang terlibat untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan keadilan dalam proses pemilihan rektor.

Ketua IKA UPI, Enggartiasto Lukita, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya MWA untuk memastikan proses pemilihan berjalan tanpa intervensi atau praktik-praktik yang tidak sehat. Ia meyakini bahwa MWA akan menjalankan tugasnya secara profesional dan bertanggung jawab.

Daftar Kandidat Rektor UPI Periode 2025-2030

Berikut adalah daftar lengkap sembilan kandidat rektor UPI periode 2025-2030:

  1. Prof. Agus Rusdiana, M.A., Ph.D.
  2. Prof. Dr. H. Amir Machmud, S.E., M.Si.
  3. Prof. Dr. Deni Darmawan, S.Pd., M.Si., M.Kom.
  4. Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A.
  5. Prof. H. Endang Aminudin Aziz, M.A., Ph.D.
  6. Prof. Dr. H. Memen Kustiawan, S.E., M.Si.Ak., M.H.
  7. Prof. Dr. Prayoga Bestari, M.Si.
  8. Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA.
  9. Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd.

Proses pemilihan rektor ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang visioner, kompeten, dan berintegritas, yang mampu membawa UPI menuju era kemajuan dan keunggulan yang lebih tinggi di masa depan.