Arus Balik Santri Madura Padati Pelabuhan Jangkar, Situbondo Pasca Libur Lebaran

Pelabuhan Jangkar Situbondo Dipadati Arus Balik Santri Madura

Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, menjadi saksi bisu kedatangan ribuan santri dari berbagai kepulauan di Madura pada Kamis (10/4/2025). Kedatangan mereka menandai dimulainya kembali aktivitas belajar mengajar di pondok pesantren setelah menikmati libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

AKP Gede Sukardimayasa, Kasat Polairud Polres Situbondo, menjelaskan bahwa para santri ini berasal dari berbagai daerah di Madura, termasuk Sumenep, Pulau Raas, Sapudi, Kangean, dan Kalianget. Mereka datang secara bergelombang menggunakan kapal laut, terutama menuju Pondok Salafiah Syafi'iyah Sukorejo, salah satu institusi pendidikan Islam terkemuka di Situbondo.

"Kedatangan para santri ini merupakan bagian dari arus balik setelah libur panjang Lebaran," ujar AKP Gede Sukardimayasa, Jumat (11/4/2025).

Pihak kepolisian, khususnya Polairud Polres Situbondo, meningkatkan pengawasan dan pengamanan di Pelabuhan Jangkar untuk memastikan kelancaran dan keselamatan proses penyeberangan. Prioritas utama adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kelancaran arus lalu lintas di area pelabuhan.

Rincian Kedatangan Santri

Arus balik santri ini sudah mulai terlihat sejak Rabu (9/4/2025). Kapal Motor Penumpang (KMP) Wicitra Darma 1 menjadi salah satu moda transportasi yang mengangkut para santri bersama masyarakat umum. Berdasarkan data manifest, KMP Wicitra Darma 1 mengangkut 80 santri putra dan 194 santri putri.

Pada Kamis (10/4/2025), KMP Munggiyango Hulalo yang berangkat dari Pelabuhan Kangean tiba di Pelabuhan Jangkar dengan membawa 331 santri putra dan 335 santri putri. Kedatangan kedua kapal tersebut berjalan aman dan lancar. Setibanya di pelabuhan, para santri langsung dijemput oleh kendaraan yang telah disiapkan oleh pihak pondok pesantren.

AKP Gede Sukardimayasa mengimbau agar para santri dan santriwati tetap mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayaran selama berada di atas kapal demi keselamatan bersama. Pihaknya juga mengantisipasi kedatangan arus balik santri berikutnya yang diperkirakan akan terus berdatangan secara bertahap.

Imbauan Keselamatan dan Kelancaran

Polres Situbondo terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pengelola pelabuhan dan pihak pondok pesantren, untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus balik santri ini. Diharapkan, seluruh proses penyeberangan dapat berjalan dengan tertib dan lancar, sehingga para santri dapat kembali ke pondok pesantren dengan selamat dan dapat segera memulai kembali kegiatan belajar mengajar.

Berikut beberapa imbauan yang disampaikan oleh pihak kepolisian:

  • Patuhi SOP Pelayaran: Para santri diimbau untuk selalu mematuhi peraturan dan arahan dari petugas kapal selama perjalanan.
  • Jaga Barang Bawaan: Santri diminta untuk menjaga barang bawaan masing-masing dan menghindari membawa barang-barang yang berlebihan.
  • Tertib dan Antri: Saat naik dan turun kapal, santri diharapkan untuk tertib dan mengantri dengan sabar.
  • Koordinasi dengan Petugas: Jika mengalami kesulitan atau membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk berkoordinasi dengan petugas kepolisian atau petugas pelabuhan yang bertugas.

Dengan kerjasama dan kesadaran dari semua pihak, diharapkan arus balik santri di Pelabuhan Jangkar dapat berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.