Gubernur Jawa Barat Canangkan Program Pembersihan Gepeng dan Peningkatan Akses Pendidikan di Sukabumi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan tekadnya untuk mewujudkan Jawa Barat yang bersih dari gelandangan dan pengemis (gepeng), khususnya di area publik seperti jalanan. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutannya pada perayaan Hari Ulang Tahun Kota Sukabumi ke-111, Kamis (10/4/2025), di Gedung DPRD Kota Sukabumi.

Dalam pidatonya, Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitas permasalahan anak-anak jalanan yang seringkali dieksploitasi oleh orang tua mereka untuk mengemis. Ia menekankan perlunya penanganan serius dan terkoordinasi. "Menangani anak-anak di jalanan yang dibawa orang tuanya untuk meminta-minta itu tidak mudah. Karena itu, saya menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Barat untuk memastikan seluruh Jawa Barat bersih dari praktik ini," tegasnya.

Sang Gubernur juga mengungkapkan rasa malunya atas pemandangan gepeng yang sering ditemui di perempatan lampu merah di Jawa Barat. Baginya, kondisi ini mencoreng citra daerah. "Era aing (Malu saya)," ujarnya dengan nada prihatin.

Selain isu gepeng, Dedi Mulyadi juga memberikan perhatian khusus pada sektor pendidikan di Kota Sukabumi. Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh warga Sukabumi memiliki akses pendidikan hingga jenjang SMA.

"Saya tidak ingin mendengar ada warga Sukabumi yang tidak bisa sekolah sampai SMA. Semua harus bisa sekolah," tandas Dedi, menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menitipkan pesan kepada para pemimpin Kota Sukabumi untuk terus berupaya membenahi tata kota, menciptakan lingkungan yang lebih baik dan nyaman bagi seluruh warganya.

Inisiatif ini menandai langkah konkret Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengatasi masalah sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di Kota Sukabumi. Program pembersihan gepeng dan peningkatan akses pendidikan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pembangunan daerah.

Poin-Poin Utama Program:

  • Pembersihan Gepeng: Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak untuk menertibkan dan memberikan solusi bagi gelandangan dan pengemis, khususnya anak-anak yang dieksploitasi.
  • Peningkatan Akses Pendidikan: Memastikan seluruh warga Sukabumi memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan hingga jenjang SMA.
  • Penataan Kota: Berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Sukabumi untuk membenahi tata kota dan menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Program ini menunjukkan komitmen Gubernur Jawa Barat dalam mengatasi masalah sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah kota Sukabumi untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan program ini.