Hikmahbudhi Puji Polri atas Keberhasilan Pengamanan Mudik Lebaran 2025: Angka Kecelakaan Menurun Drastis
Apresiasi dari Hikmahbudhi untuk Polri dalam Pengamanan Mudik Lebaran 2025
Presidium Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PP Hikmahbudhi) memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilan mereka dalam mengamankan arus mudik Lebaran 2025. Penilaian ini didasarkan pada data yang menunjukkan arus mudik Lebaran 2025 berjalan aman, tertib, dan lancar, dengan penurunan signifikan pada angka kecelakaan dan fatalitas.
Ketua Umum PP Hikmahbudhi, Candra Aditiya, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, "Penurunan angka kecelakaan selama arus mudik ini sangat luar biasa. Ini adalah bukti nyata keberhasilan Polri dalam pengamanan mudik Lebaran 2025." Data menunjukkan penurunan angka kecelakaan sebesar 12 persen dan penurunan angka fatalitas mencapai 88 persen dibandingkan dengan mudik Lebaran 2024. Angka ini menjadi indikator utama keberhasilan operasi pengamanan yang dilakukan oleh Polri.
Masyarakat Merasa Aman dan Nyaman
Candra Aditiya menambahkan bahwa masyarakat merasakan kenyamanan dan keamanan selama melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran. Meskipun terjadi peningkatan jumlah pemudik sebesar 0,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, Polri mampu menjaga kelancaran arus lalu lintas dan meminimalisir potensi gangguan keamanan. Hal ini tentu memberikan dampak positif bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
Imbauan untuk Tetap Berhati-hati
Kendati demikian, Candra tetap mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. "Keberhasilan Polri sangat membanggakan, namun masyarakat harus tetap waspada dan disiplin dalam berkendara. Keselamatan perjalanan adalah kunci untuk kebahagiaan saat bertemu keluarga," ujarnya.
Evaluasi Polri untuk Peningkatan Pelayanan Mudik di Masa Depan
Sebelumnya, Korlantas Polri telah menghentikan rekayasa lalu lintas one way nasional. Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan tiga poin penting evaluasi selama Operasi Ketupat 2025 berlangsung. Evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan mudik Lebaran di tahun-tahun mendatang. Tiga poin evaluasi tersebut meliputi:
- Tata Kelola Moda Transportasi: Perbaikan dan peningkatan tata kelola seluruh moda transportasi, baik darat, laut, udara, maupun kereta api.
- Tata Kelola dan Pengawasan Infrastruktur Jalan: Pemantauan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan.
- Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Data: Penerapan sistem manajemen rekayasa lalu lintas yang adaptif dan responsif terhadap perubahan kondisi di lapangan, didukung oleh data dan survei yang akurat.
Kakorlantas menekankan pentingnya manajemen rekayasa lalu lintas berbasis data untuk mengelola arus mudik dan balik secara efektif. Dengan memanfaatkan data dan survei, Polri dapat mengambil keputusan yang tepat dan cepat dalam mengatasi potensi kemacetan dan gangguan lalu lintas lainnya.
Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan mudik Lebaran di masa depan akan semakin aman, nyaman, dan lancar.