Tahura Juanda Bandung Dipadati Pengunjung di Penghujung Libur Lebaran: Oase Kesejukan di Tengah Kota

markdown Memasuki hari terakhir libur panjang Lebaran 2025, Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda, Bandung, menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang mencari kesejukan dan kedamaian. Lonjakan pengunjung terlihat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan area parkir yang penuh sesak oleh kendaraan. Mayoritas pengunjung datang bersama keluarga, menjadikan Tahura Juanda sebagai tempat ideal untuk menghabiskan waktu berkualitas.

Daya Tarik Utama: Kesegaran Alam dan Warisan Sejarah

Tahura Juanda menawarkan kombinasi unik antara keindahan alam dan nilai sejarah. Udara segar khas Bandung Utara, pepohonan rindang, serta fasilitas yang terus diperbarui menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.

  • Goa Belanda dan Goa Jepang: Dua situs bersejarah ini selalu menjadi daya tarik utama. Pengunjung dapat menyusuri lorong-lorong gua yang menyimpan cerita masa lalu.
  • Trekking Ramah Keluarga: Jalur trekking yang telah direvitalisasi memudahkan pengunjung dari berbagai usia untuk menjelajahi keindahan alam Tahura Juanda.
  • Penangkaran Rusa: Spot ini menjadi favorit anak-anak, di mana mereka dapat melihat rusa dari dekat.
  • Curug Omas Maribaya: Air terjun indah ini menawarkan pemandangan yang memukau dan menjadi tujuan akhir dari perjalanan trekking.

Pengalaman Wisata Nanda dan Keluarga

Nanda, seorang wisatawan lokal asal Leuwipanjang, Kota Bandung, memilih Tahura Juanda sebagai tujuan liburan bersama keluarga besarnya. Ia mengungkapkan bahwa tujuannya adalah untuk mencari udara segar dan menikmati suasana alam yang rindang.

"Mumpung masih libur Lebaran, masih libur kerja, jadi datang sama keluarga. Niatnya mau healing menikmati udara segar. Di sini banyak pohon, jadi banyak oksigen," ujarnya.

Nanda juga terkesan dengan perubahan yang terjadi di Tahura Juanda sejak terakhir kali ia berkunjung pada tahun 90-an. Ia memuji perbaikan infrastruktur, terutama jalan yang sudah diaspal dan memudahkan akses ke berbagai lokasi.

Revitalisasi dan Penambahan Fasilitas

Kepala UPTD Tahura Juanda Bandung, Lutfi Erizka, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan di kawasan tersebut. Sejak dua tahun terakhir, telah dilakukan revitalisasi di 11 titik, termasuk perbaikan pagar, papan petunjuk, gerbang masuk, dan jogging track dari Goa Belanda hingga Maribaya. Selain itu, area playground anak juga telah diperbaiki dan dilengkapi dengan warung-warung dan area duduk untuk bersantai.

Tips Berkunjung ke Tahura Juanda

Bagi Anda yang berencana mengunjungi Tahura Juanda, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan:

  • Siapkan fisik yang prima: Trekking di Tahura Juanda melibatkan jalan kaki yang cukup jauh, terutama jika Anda ingin mencapai Curug Omas Maribaya.
  • Bawa perbekalan: Anda dapat membawa bekal makanan dan minuman sendiri, atau membeli di warung-warung yang tersedia di sepanjang jalur trekking.
  • Jaga kebersihan: Buang sampah pada tempatnya dan hindari memberi makan kera yang berkeliaran di sekitar area wisata.
  • Perhatikan barang bawaan: Kera di Tahura Juanda terkadang agresif dan dapat mengambil barang atau makanan Anda jika tidak diawasi.
  • Beli tiket masuk: Harga tiket masuk Tahura Juanda adalah Rp15.000 per orang untuk wisatawan lokal. Biaya tersebut belum termasuk biaya parkir.

Dengan persiapan yang matang, kunjungan ke Tahura Juanda di penghujung libur Lebaran akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Anda dan keluarga.