Dewi Yull: Menanamkan Hormat pada Anak Setelah Perceraian dengan Ray Sahetapy

Dewi Yull Ajarkan Anak untuk Menghormati Ray Sahetapy Meski Setelah Perceraian

Penyanyi senior Dewi Yull membuka diri tentang bagaimana ia menjaga hubungan baik antara anak-anaknya dan mendiang mantan suaminya, aktor Ray Sahetapy, setelah perceraian mereka. Dalam wawancara di kanal YouTube Melaney Ricardo, Dewi Yull mengungkapkan strategi yang ia gunakan untuk memastikan anak-anaknya tidak menyimpan rasa benci terhadap ayah mereka. Pernikahan mereka yang berlangsung selama 23 tahun harus kandas, meninggalkan luka mendalam, terutama bagi anak-anak mereka.

Dewi Yull menyadari bahwa perpisahan orang tua seringkali membuat anak-anak lebih dekat dengan ibu mereka, terutama jika mereka merasa 'tidak dipilih' oleh ayah mereka. Ia mengakui bahwa luka tersebut nyata dan masih membekas hingga saat ini. Namun, alih-alih membiarkan luka tersebut berubah menjadi kebencian, Dewi Yull memilih untuk menanamkan rasa hormat dan pengertian kepada anak-anaknya tentang peran ayah mereka dalam hidup mereka.

"Ayahnya itu mengukir dia di dunia. Ayahnya dijadikan oleh Tuhan, tugasnya mengukir kalian di dunia," ujar Dewi Yull dengan senyum. Ia menekankan pentingnya menghormati, menyayangi, dan mendoakan Ray Sahetapy, terlepas dari masa lalu mereka. Baginya, masa lalu bukan untuk disesali terus-menerus, melainkan untuk diserahkan kepada Tuhan. Ia yakin bahwa dengan melakukan itu, anak-anaknya akan mendapatkan berkah.

Pesan Mendalam untuk Anak-Anak

Dewi Yull mengajarkan kepada anak-anaknya bahwa keberadaan mereka di dunia ini tidak lepas dari peran ayah mereka. Ia menanamkan pemahaman bahwa Ray Sahetapy adalah sosok yang berjasa dalam membentuk kehidupan mereka. Dengan demikian, rasa hormat dan sayang harus tetap dipelihara, meskipun orang tua mereka telah berpisah.

Ia meyakinkan anak-anaknya bahwa urusan masa lalu adalah antara Ray Sahetapy dan Tuhan, bukan antara mereka dan ayah mereka. Dengan menyerahkan semua urusan tersebut kepada Tuhan, Dewi Yull percaya bahwa anak-anaknya akan mendapatkan berkah dan kedamaian dalam hidup mereka.

Keluarga Dewi Yull dan Ray Sahetapy

Dari pernikahan selama 23 tahun, Dewi Yull dan Ray Sahetapy dikaruniai empat orang anak:

  • Gizca: Putri sulung mereka, sayang sekali, telah meninggal dunia pada tahun 2010.
  • Rama Putra Sahetapy: Lahir pada tahun 1991.
  • Panji Surya Sahetapy: Lahir pada tahun 1993, dikenal sebagai aktivis tuli dan kini menjadi dosen di Amerika Serikat. Ia juga dikenal dengan keaktifannya dalam memperjuangkan hak-hak kaum difabel.
  • Muhammad Raya Sahetapy: Lahir pada tahun 2001, kini aktif sebagai promotor acara.

Ray Sahetapy meninggal dunia pada tanggal 1 April 2025, di usia 68 tahun. Meskipun telah tiada, warisan nilai-nilai yang ditanamkan Dewi Yull tetap hidup dalam diri anak-anak mereka. Kisah ini menjadi inspirasi tentang bagaimana menjaga hubungan baik dan menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak setelah perceraian.

Dewi Yull bersyukur bahwa anak-anaknya kini memahami pesan yang ia sampaikan. Mereka menghormati Ray Sahetapy dan merasakan berkah dari sikap tersebut. Kisah Dewi Yull ini menjadi contoh inspiratif tentang bagaimana menjaga hubungan baik dan menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak setelah perceraian.