Diduga Begal Tewas dalam Kecelakaan Tunggal Usai Merampas Tas Mahasiswi di Banjarbaru

Dugaan Begal Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Banjarbaru Usai Merampas Tas Mahasiswi

BANJARBARU, Kalimantan Selatan - Seorang pria tanpa identitas, yang diduga kuat sebagai pelaku pembegalan, meregang nyawa dalam sebuah kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Guntung Damar, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Peristiwa tragis ini terjadi setelah pria tersebut diduga melakukan perampasan tas terhadap seorang mahasiswi yang melintas di wilayah tersebut.

Menurut keterangan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Liang Anggang, Kompol Imam Suryana, kejadian bermula ketika pelaku membuntuti korban yang sedang mengendarai sepeda motor. Korban, yang merasa curiga karena terus diikuti dan dipepet oleh pelaku, berusaha menghindar dengan meningkatkan kecepatan kendaraannya.

"Korban yang merasa diikuti oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor, berusaha untuk mempercepat laju kendaraannya," ungkap Kompol Imam Suryana, Sabtu (5/4/2025).

Saat korban berusaha melarikan diri, pelaku nekat mencoba merampas tas yang dibawa korban. Akibatnya, tali tas tersebut putus. Usai berhasil mendapatkan tas korban, pelaku langsung memacu kendaraannya untuk melarikan diri. Korban yang menjadi sasaran perampasan spontan berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berusaha mengejar pelaku. Dalam kondisi panik karena dikejar oleh warga, pelaku kehilangan kendali atas sepeda motornya dan menabrak sebuah bangku beton yang berada di depan sebuah musala. Akibat benturan keras tersebut, pelaku mengalami luka parah di bagian kepala.

"Setelah mendapatkan laporan dari warga mengenai seorang yang diduga begal yang tewas akibat kecelakaan, anggota Polsek Liang Anggang segera mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas mendapati pelaku sudah dalam keadaan meninggal dunia," jelas Kompol Imam Suryana.

Dari hasil pemeriksaan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan bahwa pelaku mengalami luka serius akibat benturan keras di bagian kepala, yang menyebabkan pendarahan hebat. Petugas tidak menemukan identitas apapun pada diri pelaku, sehingga sementara waktu jenazah pelaku disebut sebagai Mr. X.

Unit Identifikasi Polres Banjarbaru yang melakukan olah TKP memastikan bahwa penyebab kematian pelaku adalah trauma tumpul pada bagian kepala akibat benturan keras. Jenazah pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru untuk proses lebih lanjut.

"Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus ini," pungkas Kompol Imam Suryana.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi tindak kejahatan di jalan raya. Apabila merasa diikuti oleh orang yang mencurigakan, segera mencari tempat yang ramai atau melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian terdekat.

Berikut poin-poin penting dalam kejadian ini:

  • Seorang pria tanpa identitas diduga melakukan perampasan tas mahasiswi.
  • Pelaku tewas dalam kecelakaan tunggal saat melarikan diri.
  • Korban berteriak meminta pertolongan warga.
  • Polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas pelaku dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
  • Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan.