Kapolri Pimpin Pelepasan Arus Balik di Tol Trans-Jawa, One Way Nasional Disiapkan Hadapi Puncak Arus

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersiap menghadapi puncak arus balik Lebaran yang diperkirakan terjadi pada hari Minggu, 6 April 2025. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dijadwalkan akan memimpin langsung pelepasan kendaraan pemudik yang akan kembali ke arah barat melalui Tol Trans-Jawa.

Upacara pelepasan (flag off) akan dilangsungkan di Gerbang Tol Kalikangkung Km 414 pada pukul 09.00 WIB. Selain Kapolri, acara ini juga akan dihadiri oleh Menteri terkait dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas berupa one way nasional akan diberlakukan jika terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan dari arah timur ke barat. Saat ini, Korlantas telah menerapkan one way lokal dari Km 188 hingga Km 72 sejak Kamis, 3 April, menyusul adanya peningkatan arus.

"Puncak arus balik yang rencananya tanggal 6 (April), nanti akan dilakukan flag off oleh Bapak Kapolri, Bapak Menteri, dan pejabat lainnya yang rencananya flag off tersebut akan dilakukan tanggal 6 hari Minggu jam 09.00 WIB," kata Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho kepada wartawan, Jumat (4/4/2025).

Potensi perpanjangan jalur one way terus dievaluasi. Kemungkinan besar, jalur one way akan diperpanjang dari Km 246 (Batang) hingga Km 72, atau bahkan hingga Km 188 ke Km 70.

Sebelumnya, Kakorlantas telah memaparkan berbagai skenario yang disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas menjelang puncak arus balik. Salah satunya adalah penerapan contra flow secara bertahap untuk mengurai kemacetan.

  • Parameter Contra Flow:
    • Volume kendaraan mencapai 5.500 per jam secara berturut-turut di Km 71 (berdasarkan pantauan radar), akan diberlakukan contra flow lajur 1.
    • Volume kendaraan mencapai 6.400 per jam secara berturut-turut di Km 71, akan diberlakukan contra flow lajur 2, dan seterusnya hingga lajur 3.

Korlantas akan terus memantau perkembangan situasi lalu lintas secara real-time dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kelancaran arus balik dan keselamatan para pemudik.