Tragedi di Sumba Barat Daya: Warga Temukan Jasad Bayi Mengenaskan Dimangsa Anjing
Penemuan Jasad Bayi Menggemparkan Warga Sumba Barat Daya
Kabar duka menyelimuti Kampung Iru Kawango, Desa Tanjung Karoso, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah warga setempat menemukan jasad bayi dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Peristiwa tragis ini terjadi pada hari Kamis, 3 April 2025, dan langsung menggemparkan masyarakat sekitar.
Menurut keterangan Komisaris Besar Polisi Hendry Novika Chandra, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT, penemuan jasad bayi ini bermula ketika seorang warga bernama Dominggus Dengi Gheru sedang berjalan pulang ke rumahnya di Kampung Iru Kawango. Saat melintas di dekat rumah Kepala Dusun Kornelis Ndara Kali, Dominggus melihat seekor anjing sedang memakan sesuatu. Karena penasaran, Dominggus mendekat dan terkejut mendapati bahwa yang dimakan anjing tersebut adalah potongan tubuh bayi.
"Saksi Dominggus Dengi Gheru melihat seekor anjing sedang memakan sesuatu yang ternyata adalah jasad bayi," ujar Kombes Pol Hendry.
Dominggus segera memberitahukan penemuan mengerikan ini kepada warga lainnya. Kondisi jasad bayi saat ditemukan sangat mengenaskan, tidak utuh, dan hanya tersisa satu kaki. Warga yang terkejut dan berduka kemudian mengunggah informasi penemuan ini ke media sosial Facebook, yang kemudian dengan cepat menyebar.
Menindaklanjuti laporan warga dan postingan yang viral di media sosial, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sumba Barat Daya yang dipimpin oleh AKP I Ketut Rai Artika segera bergerak cepat menuju lokasi penemuan. Dengan dibantu oleh Kapolsek Bondo Kodi dan personelnya, tim melakukan evakuasi jasad bayi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti.
Penyelidikan Mendalam Sedang Berlangsung
Jasad bayi yang malang tersebut kemudian disemayamkan di rumah Kepala Dusun sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian saat ini masih berupaya mengidentifikasi pelaku yang tega membuang bayi tersebut dan mencari tahu motif di balik tindakan keji ini.
"Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya," tegas Kombes Pol Hendry.
Saat ini, polisi belum dapat memastikan apakah bayi tersebut dibuang dalam kondisi sudah meninggal atau masih hidup. Pihak kepolisian juga belum dapat memastikan apakah ada unsur kesengajaan dalam kasus ini. Semua kemungkinan masih diselidiki secara mendalam.
Kasus penemuan jasad bayi ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan pemerintah daerah setempat. Mereka mengimbau kepada masyarakat untuk memberikan informasi yang dapat membantu mengungkap kasus ini. Siapa pun yang memiliki informasi terkait kasus ini diminta untuk segera menghubungi pihak kepolisian terdekat.
Kejadian tragis ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan melindungi hak setiap individu untuk hidup, terutama bayi yang tidak berdosa. Diharapkan, pelaku pembuangan bayi ini segera tertangkap dan mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.
Imbauan dan Harapan
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. Pemerintah daerah juga akan meningkatkan sosialisasi mengenai pentingnya keluarga berencana dan pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan.
Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali di Sumba Barat Daya maupun di daerah lain di Indonesia. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua warga, terutama bagi generasi penerus bangsa.