ASDP Siapkan Strategi Antisipasi Kepadatan Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni dengan Buffer Zone

Antisipasi Kepadatan Arus Balik, ASDP Terapkan Buffer Zone di Bakauheni

Menghadapi potensi lonjakan volume kendaraan pada arus balik Lebaran tahun ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali mengimplementasikan strategi buffer zone di sekitar Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Langkah ini diambil sebagai upaya proaktif untuk mengurai kepadatan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas penyeberangan.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa buffer zone ini berfungsi sebagai area penampungan sementara bagi kendaraan sebelum memasuki area pelabuhan. Dengan adanya sistem delaying di delapan titik strategis, diharapkan antrean panjang dapat diminimalisir dan pergerakan kendaraan menuju kapal ferry menjadi lebih teratur.

Lokasi Buffer Zone Arus Balik Bakauheni:

Adapun kedelapan titik buffer zone yang disiapkan ASDP terbagi menjadi dua kategori, yaitu:

  • Jalur Tol:
    • Rest Area KM 87B
    • Rest Area KM 67B
    • Rest Area KM 49B
    • Rest Area KM 33B
    • Rest Area KM 20B
  • Jalan Arteri:
    • Gor Way Handak
    • Terminal Agrobisnis Gayam
    • RM Tiga Saudara

Total kapasitas tampung dari kedelapan buffer zone ini mencapai 1.560 kendaraan, yang diharapkan dapat menampung sementara kendaraan yang menunggu giliran untuk masuk ke pelabuhan. Shelvy Arifin menambahkan bahwa tren pergerakan arus balik tahun ini cenderung lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang diyakini sebagai dampak positif dari implementasi kebijakan Work From Anywhere (WFA).

"Dampak positif dari kebijakan WFA terlihat dari berkurangnya kepadatan di hari-hari tertentu. Trafik di pelabuhan lebih lancar dan terkendali," ujar Shelvy Arifin dalam keterangan resminya.

Data Pergerakan Penumpang dan Kendaraan:

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Posko Bakauheni (mencakup Pelabuhan Bakauheni, Panjang, dan BBJ Muara Pilu) selama 24 jam pada H+1 Lebaran, tercatat realisasi total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa sebanyak 57.801 orang, mengalami penurunan sebesar 4,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang mencapai 14.866 unit, turun 5,0 persen dari 15.653 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+1 Lebaran, total penumpang yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 511.267 orang, meningkat 1,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, total kendaraan yang menyeberang tercatat 106.215 unit, mengalami penurunan sebesar 3,5 persen dari tahun sebelumnya.

ASDP terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan dan mengoptimalkan pengelolaan arus balik Lebaran demi kenyamanan dan keselamatan para pemudik. Koordinasi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan dan meminimalisir potensi gangguan selama periode arus balik.