Gunung Dukono Kembali Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter, Status Waspada Diberlakukan

Gunung Dukono Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada

HALMAHERA UTARA - Gunung Dukono di Halmahera Utara kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan erupsi yang terjadi pada Rabu (2/4/2025) sore. Erupsi ini menghasilkan kolom abu setinggi 1.500 meter di atas puncak kawah, atau sekitar 2.587 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Menurut laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono yang berlokasi di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, erupsi terjadi tepatnya pada pukul 16.52 WIT. Kolom abu yang teramati berwarna putih hingga kelabu, dengan intensitas tebal yang mengarah ke barat daya. Aktivitas vulkanik ini terekam pada seismogram di Pos Pengamatan dengan amplitudo maksimum 34 milimeter dan durasi 57.06 detik.

Petugas PGA Dukono, M Saum Amin, dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa erupsi masih berlangsung saat laporan tersebut dibuat. Jarak antara titik erupsi dengan pemukiman penduduk diperkirakan berkisar antara 10 hingga 15 kilometer.

Status Gunung Dukono: Waspada

Mengingat aktivitas vulkanik yang meningkat, status Gunung Dukono saat ini berada pada Level II atau Waspada. Oleh karena itu, masyarakat di sekitar gunung dan para wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 kilometer dari kawah Malupang Warirang. Imbauan ini bertujuan untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul akibat erupsi.

Imbauan Bagi Masyarakat

Erupsi Gunung Dukono yang disertai dengan abu vulkanik merupakan fenomena periodik. Arah dan jangkauan sebaran abu sangat dipengaruhi oleh arah dan kecepatan angin. Untuk itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono disarankan untuk selalu menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut. Penggunaan masker sangat penting untuk melindungi sistem pernapasan dari dampak buruk abu vulkanik.

Sebelumnya, Gunung Dukono juga sempat mengalami erupsi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.46 WIT. Rangkaian erupsi ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih cukup tinggi dan memerlukan kewaspadaan dari seluruh pihak.

Berikut adalah poin-poin penting yang perlu diperhatikan:

  • Erupsi: Gunung Dukono kembali erupsi pada Rabu sore, 2 April 2025.
  • Ketinggian Abu: Kolom abu mencapai 1.500 meter di atas puncak kawah.
  • Status: Gunung Dukono berstatus Waspada (Level II).
  • Rekomendasi: Masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari kawah.
  • Imbauan: Masyarakat disarankan untuk selalu menyiapkan masker.

Diharapkan dengan adanya informasi ini, masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk menghindari dampak buruk dari erupsi Gunung Dukono.