Investor Qatar Dikabarkan Tertarik Suntik Dana ke Danantara, Sektor Investasi Masih Misteri
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengindikasikan adanya potensi investasi dari Qatar ke dalam Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Informasi ini menambah spekulasi seputar pendanaan dan arah investasi lembaga sovereign wealth fund (SWF) Indonesia tersebut.
Dasco mengungkapkan bahwa dirinya mendengar kabar ketertarikan investor Qatar, bersama dengan beberapa investor lain, untuk berinvestasi melalui Danantara. Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri acara open house Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Jakarta, Rabu (2/4/2025).
"Kalau investor ada beberapa yang saya dengar dari Qatar dan dari macem-macem dan terutama mereka akan masuk di Danantara," ujarnya, mengisyaratkan adanya diversifikasi sumber pendanaan bagi Danantara.
Meski demikian, Dasco mengaku belum mengetahui secara spesifik sektor mana yang akan menjadi target investasi investor Qatar. Keterangan ini menimbulkan pertanyaan mengenai strategi investasi Danantara dan fokus sektor yang dianggap menjanjikan.
"(Sektor apa) Saya juga enggak tahu, saya baru dengar kabar aja ya," imbuhnya.
Kabar potensi investasi ini muncul setelah pengumuman struktur organisasi Danantara yang diisi oleh sejumlah tokoh berpengalaman di bidang investasi, baik dari dalam maupun luar negeri. Susunan pengurus ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengelola dan mengembangkan Danantara sebagai SWF yang kompeten.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, sebelumnya menyatakan bahwa seluruh anggota tim telah melalui proses seleksi ketat untuk memastikan kompetensi dan keselarasan visi-misi.
"Alhamdulillah kami dibantu oleh headhunter dalam maupun luar negeri dalam pemilihan nama-nama ini, harus melakukan interview satu per satu untuk memastikan bahwa tim yang ada ini bukan hanya expertise dan sesuai dengan bidangnya, tetapi memang mempunyai hati yang sama dengan kami. Salah satu tugas utamanya adalah pengabdian kepada negara dan bangsa yang kita cintai ini," jelas Rosan dalam konferensi pers pada 24 Maret lalu.
Berikut adalah susunan lengkap pengurus Danantara:
- Board of Danantara
- Kepala Badan/Chief Executive Officer (CEO): Rosan Roeslani
- Chief Operational Officer (COO): Dony Oskaria
- Chief Investment Officer (CIO): Pandu Sjahrir
- Dewan Pengawas
- Erick Thohir
- Muliaman Hadad
- Sri Mulyani Indrawati
- Para Menteri Koordinator dan Menteri Sekretaris Negara
- Dewan Pengarah
- Joko Widodo (Jokowi)
- Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
- Dewan Penasihat
- Ray Dalio
- Helman Sitohang
- Jeffrey Sachs
- F. Chapman Taylor
- Thaksin Shinawatra
- Komite Pengawasan dan Akuntabilitas
- Ketua PPATK
- Ketua KPK
- Ketua BPK
- Ketua BPKP
- Kapolri
- Jaksa Agung
- Direktur Pelaksana (Managing Director)
- Managing Director Legal: Robertus Bilitea
- Managing Director Risk & Sustainability: Lieng-Seng Wee
- Managing Director Finance: Arief Budiman
- Managing Director Treasury: Ali Setiawan
- Managing Director Global Relations & Governance: Mohamad Al-Arief
- Managing Director Stakeholder Management: Rohan Hafas
- Managing Director Internal Audit: Ahmad Hidayat
- Managing Director Human Resources: Sanjay Bharwani
- Managing Director/Chief Economist: Reza Yamora Siregar
- Managing Director Head of Office: Ivy Santoso
- Komite Manajemen Risiko: John Prasetio
- Komite Investasi dan Portofolio: Yup Kim
- Managing Director: Agus Dwi Handaya, Febriany Eddy
- Managing Director untuk Risk: Riko Banardi
- Holding Investasi
- Managing Director Finance: Djamal Attamimi
- Managing Director Legal: Bono Daru Adji
- Managing Director Investment: Stefanus Ade Hadiwidjaja
Dengan struktur organisasi yang solid dan potensi dukungan finansial dari investor global seperti Qatar, Danantara diharapkan dapat memainkan peran strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia melalui investasi yang berkelanjutan.