Antisipasi Arus Balik Lebaran, Korlantas Polri Perkuat Personel dan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Menjelang puncak arus balik Lebaran 2025, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengambil langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas. Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Kepala Korlantas Polri, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan arus mudik dan menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi arus balik.

Penebalan Personel dan Tim Urai Kepadatan

Salah satu langkah utama yang diambil adalah penebalan personel di titik-titik rawan kepadatan, terutama di ruas Tol Jakarta-Cikampek, mulai dari kilometer 37 hingga 70. Personel tambahan ini akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis, termasuk rest area, untuk memberikan pelayanan dan membantu mengurai kepadatan lalu lintas.

"Kami akan mempertebal kehadiran anggota, khususnya di kilometer 37 hingga 70 Tol Jakarta-Cikampek, termasuk di rest area. Tim urai kepadatan juga akan diterjunkan untuk memastikan arus lalu lintas berjalan lancar," ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Rabu (2/4/2025).

Skema Rekayasa Lalu Lintas yang Fleksibel

Selain penambahan personel, Korlantas Polri juga telah menyusun skema rekayasa lalu lintas yang fleksibel, yang akan diterapkan sesuai dengan kondisi di lapangan. Skema ini meliputi contraflow dan one way yang akan diberlakukan secara bertahap.

  • Contraflow: Rencananya akan diberlakukan mulai dari Km 70 hingga Km 47 Tol Jakarta-Cikampek. Namun, jika diperlukan, contraflow dapat diperpanjang hingga Km 36.
  • One Way Lokal: Jika terjadi lonjakan volume kendaraan pada tanggal 3 April, one way lokal tahap pertama akan diberlakukan dari Km 188 Palimanan hingga Km 70 Gerbang Tol Cikarang Utama. Jika kepadatan masih berlanjut pada tanggal 4 April, one way tahap kedua akan diberlakukan dari Kilometer 246 hingga Km 188.
  • One Way Nasional: Jika kepadatan terus meningkat hingga tanggal 5 April, one way lokal akan diperpanjang kembali. Sementara itu, one way nasional rencananya akan diberlakukan pada tanggal 6 April.

Irjen Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa penerapan rekayasa lalu lintas akan didasarkan pada parameter jumlah trafik (traffic counting) dan volume to capacity ratio (V/C ratio) yang dipantau secara langsung di lapangan. Hal ini memungkinkan penyesuaian skema rekayasa lalu lintas secara dinamis sesuai dengan perkembangan situasi.

Pengamanan Jalur Arteri dan Tempat Wisata

Selain ruas tol, Korlantas Polri juga akan melakukan pengamanan di jalur arteri dan tempat-tempat wisata yang berpotensi menjadi tujuan masyarakat selama arus balik Lebaran. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kemacetan dan gangguan keamanan.

Dengan berbagai langkah persiapan yang telah dilakukan, Korlantas Polri optimis dapat memastikan kelancaran dan keamanan arus balik Lebaran 2025. Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

"Kami siap memastikan arus balik Lebaran 2025 berjalan lancar. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan arahan petugas di lapangan," pungkasnya.