Arus Balik Lebaran: Tol Japek dan MBZ Alami Kepadatan, Contraflow Diberlakukan
Arus Balik Lebaran: Tol Japek dan MBZ Alami Kepadatan, Contraflow Diberlakukan
Arus balik Lebaran Idul Fitri 2025 mulai terasa. Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan Tol Layang MBZ (Sheikh Mohammed bin Zayed) arah Cikampek terpantau mengalami kepadatan di beberapa titik pada Selasa (1/4/2025). Peningkatan volume kendaraan menjadi penyebab utama terjadinya kepadatan ini.
PT Jasa Marga melalui akun X resminya @PTJASAMARGA menginformasikan beberapa titik kemacetan di Tol Japek:
- Cibitung KM 23 - Cikarang Barat KM 29
- Cibatu KM 35 - Cikarang Pusat KM 38
- Cikarang Pusat KM 39 - Karawang Barat KM 42+700
- Karawang Barat Km 43 - Karawang Timur Km 51
- Karawang Timur Km 52 - Km 57
Untuk mengurai kepadatan, Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dari Karawang Barat KM 47+200 hingga Cikampek Utama KM 70. Selain itu, sistem buka-tutup situasional diterapkan di Rest Area Karawang Timur Km 57 arah Cikampek untuk mengantisipasi penumpukan pengunjung. Sementara itu, arus lalu lintas di Tol Japek arah sebaliknya (Cikampek menuju Cawang) dilaporkan lancar.
Kepadatan juga terjadi di Tol Layang MBZ arah Cikampek. Titik-titik kepadatan meliputi:
- Tambun KM 22 - Cikarang Barat KM 33
- Cibatu KM 34 - Cikarang Pusat KM 40
- Karawang Barat KM 41 - KM 48
Untuk mengatur lalu lintas di Tol MBZ, Jasa Marga menerapkan buka-tutup secara situasional pada akses masuk dari arah Jatiasih dan Kalimalang. Kondisi lalu lintas di Tol MBZ arah sebaliknya (Karawang menuju Cikunir) terpantau lancar.
Imbauan dan Prediksi Arus Balik
Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga diimbau untuk selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan dan beristirahat jika merasa lelah.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan bahwa jumlah kendaraan yang keluar Jakarta masih tinggi. Hingga Selasa pagi, tercatat 1,9 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta sejak H-10 Lebaran (21 Maret 2025) hingga H+1 (1 April 2025). Jumlah ini dihitung dari empat gerbang tol utama, yaitu Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 25,5% dibandingkan lalu lintas harian normal dan lebih tinggi 0,5% dibandingkan periode yang sama pada mudik Lebaran tahun sebelumnya. Diprediksi, arus kendaraan keluar Jakarta masih akan berlanjut hingga H+2 Lebaran (Rabu, 2 April 2025).
Dengan perkiraan tersebut, Jasa Marga dan pihak kepolisian terus berupaya untuk mengantisipasi dan mengelola arus balik Lebaran agar tetap berjalan lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan.