Gempa Bumi Guncang Wanokaka, NTT: Dampak Getaran Meluas hingga Sumbawa

Gempa Bumi M 6,0 Guncang Wanokaka, Nusa Tenggara Timur

Wilayah Wanokaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang gempa bumi dengan magnitudo 6,0 pada Senin, 31 Maret 2025, pukul 22.54 WIB. Getaran gempa ini dirasakan hingga ke wilayah Sumba dan Sumbawa, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) awalnya mencatat kekuatan gempa sebesar 6,1 magnitudo, namun kemudian memperbarui data menjadi 6,0 magnitudo. Pusat gempa dilaporkan berada di dekat Wanokaka, menyebabkan dampak getaran yang signifikan di wilayah tersebut.

Dampak Getaran Meluas ke Berbagai Wilayah

Getaran gempa Wanokaka dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas yang berbeda-beda. Berikut adalah laporan BMKG mengenai skala Modified Mercalli Intensity (MMI) di beberapa daerah:

  • Waingapu: MMI III - Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terutama di lantai atas. Efeknya seperti ada truk besar yang melintas.
  • Bima: MMI III - Getaran serupa dirasakan di Waingapu, mengindikasikan kekuatan gempa yang cukup signifikan di wilayah ini.
  • Waikabubak: MMI II-III - Getaran dirasakan oleh beberapa orang, terutama di rumah bertingkat. Benda-benda ringan yang digantung terlihat bergoyang.
  • Tambolaka: MMI III-IV - Getaran lebih kuat dirasakan di Tambolaka, menunjukkan potensi kerusakan yang lebih besar.
  • Sumbawa: MMI II - Getaran dirasakan oleh sebagian orang yang sedang beristirahat, terutama di bangunan bertingkat.

Respons dan Imbauan

Meskipun gempa bumi ini dirasakan di berbagai wilayah, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa yang signifikan. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Penting untuk mengetahui langkah-langkah keselamatan dasar saat terjadi gempa bumi, seperti:

  • Tetap tenang dan jangan panik.
  • Berlindung di bawah meja atau tempat yang kokoh.
  • Menjauhi jendela dan benda-benda yang mudah jatuh.
  • Setelah gempa mereda, segera keluar dari bangunan dan mencari tempat yang aman.

BMKG terus memantau situasi dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat. Diharapkan dengan kesiapsiagaan dan pengetahuan yang memadai, masyarakat dapat mengurangi risiko dan dampak negatif akibat gempa bumi.