Polri Siapkan Skema *One Way* Bertahap untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran

Polri Siapkan Skema One Way Bertahap untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menyiapkan strategi komprehensif untuk mengelola arus balik libur Lebaran dan meminimalisir potensi kepadatan lalu lintas. Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri akan memberlakukan sistem one way (satu arah) secara bertahap, dimulai dengan inisiatif lokal sebelum menerapkan one way nasional.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diperkirakan akan terjadi pada periode arus balik. "Kami akan memulai dengan one way lokal pada tanggal 3 April, sebagai persiapan sebelum implementasi one way nasional," ujar Irjen Agus dalam konferensi pers di Command Center KM 29, Senin (31/3/2025).

Tahapan Implementasi One Way Lokal

Irjen Agus merinci tahapan implementasi one way lokal:

  • Tahap 1 (3 April): Dimulai dari KM 188 Tol Cipali hingga KM 70 Tol Cikampek.
  • Tahap 2 (4 April, jika diperlukan): Diperpanjang dari Tol Pejagan hingga KM 188, tergantung pada peningkatan volume kendaraan dari arah Trans Jawa menuju Jakarta.

Strategi one way lokal bertahap ini bertujuan untuk mendistribusikan arus lalu lintas dan mencegah penumpukan kendaraan di titik-titik tertentu. Irjen Agus menambahkan bahwa one way lokal juga dapat diterapkan dari KM 414 Tol Kalikangkung jika terjadi peningkatan signifikan volume kendaraan dari arah timur.

"Jika di KM 414 terjadi lonjakan arus, Jawa Tengah juga akan memberlakukan one way lokal pada tanggal 4 dan 5 April," jelas Irjen Agus.

Arus Mudik Terkendali

Irjen Agus juga menyampaikan bahwa arus mudik Lebaran tahun ini berjalan dengan baik. Hingga Senin malam, 82 persen pemudik telah meninggalkan Jakarta.

"Dari proyeksi 2,1 juta pemudik, 82 persen telah meninggalkan Jakarta. Saat ini, masih ada sekitar 10 hingga 15 persen pemudik yang berada di Jakarta. Kondisi lalu lintas di jalan tol dari KM 70 hingga Trans Jawa, Solo hingga Surabaya, terpantau cukup terkendali," pungkas Irjen Agus.

Dengan persiapan matang dan penerapan strategi one way bertahap, Polri berupaya memastikan kelancaran dan keamanan arus balik Lebaran bagi seluruh masyarakat.

Antisipasi dan Koordinasi

Polri terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Jasa Raharja dan Jasa Marga, untuk memastikan kelancaran arus balik. Koordinasi ini meliputi pemantauan kondisi lalu lintas secara real-time, penyediaan informasi terkini kepada masyarakat, dan penanganan cepat jika terjadi gangguan atau insiden di jalan.

Dengan strategi yang terencana dan koordinasi yang solid, Polri optimis dapat mengelola arus balik Lebaran dengan efektif dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.