Lonjakan Penumpang Whoosh Warnai Hari Pertama Idulfitri: Kereta Cepat Tetap Jadi Andalan Menuju Bandung

Arus Mudik Lebaran: Whoosh Jadi Pilihan Utama Masyarakat Setelah Salat Id

Euforia Idulfitri 1446 Hijriah tidak menyurutkan minat masyarakat untuk bepergian. Stasiun Halim, yang menjadi titik awal perjalanan Kereta Cepat Whoosh, dipadati penumpang pada hari pertama Lebaran, Selasa (31/3/2025). Fenomena ini menunjukkan bahwa Whoosh tetap menjadi moda transportasi pilihan bagi banyak orang untuk bersilaturahmi dan berlibur ke Bandung.

Pantauan di lapangan menunjukkan peningkatan signifikan jumlah penumpang sejak pukul 11.00 WIB. Penumpang berbondong-bondong menuju peron untuk menaiki kereta yang akan mengantarkan mereka ke Stasiun Padalarang dan Stasiun Tegalluar Summarecon.

Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, menjelaskan bahwa momentum Lebaran memang membawa dinamika tersendiri terhadap pola perjalanan masyarakat. Banyak dari mereka yang memilih untuk melaksanakan Salat Id di Jakarta terlebih dahulu, baru kemudian melanjutkan perjalanan ke Bandung menggunakan Whoosh.

"Kami melihat Stasiun Halim mulai ramai sejak siang hari setelah pelaksanaan Salat Ied. Banyak penumpang yang memanfaatkan fleksibilitas waktu tempuh yang singkat dari Whoosh untuk tetap bisa merayakan Lebaran di Jakarta sebelum bersilaturahmi atau berlibur ke Bandung," ujar Eva.

Operasional Normal dengan Headway Terjaga

KCIC memastikan operasional Whoosh berjalan normal selama periode Lebaran ini. Sebanyak 62 perjalanan tetap dioperasikan setiap hari dengan headway atau interval waktu antar kereta setiap 30 menit sekali. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan layanan bagi seluruh pelanggan yang ingin bepergian.

Berikut adalah jadwal keberangkatan Whoosh dari kedua stasiun:

  • Stasiun Halim: Keberangkatan pertama pukul 06.25 WIB, keberangkatan terakhir pukul 21.25 WIB.
  • Stasiun Tegalluar Summarecon: Keberangkatan pertama pukul 06.05 WIB, keberangkatan terakhir pukul 21.05 WIB.

Tiket Ludes Terjual

Antusiasme masyarakat terhadap Whoosh tercermin dari angka penjualan tiket yang mencapai 180 ribu selama periode Lebaran. Tingginya angka ini menegaskan posisi Whoosh sebagai pilihan utama masyarakat untuk perjalanan yang cepat, nyaman, dan aman.

KCIC berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya di momen-momen spesial seperti Lebaran. "Kami akan terus berupaya memastikan perjalanan silaturahmi maupun liburan penumpang Whoosh tetap nyaman, aman, dan lancar," kata Eva.

Di akhir pernyataannya, Eva Chairunisa dan segenap keluarga besar KCIC mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H kepada seluruh pelanggan setia Whoosh. "Semoga perjalanan bersama Whoosh dapat semakin mempererat silaturahmi dengan keluarga dan orang terdekat. Selamat menikmati liburan dan selamat bersilaturahmi," pungkasnya.

Dengan lonjakan penumpang di hari pertama Lebaran, Whoosh membuktikan diri sebagai bagian penting dari tradisi mudik modern. Kecepatan dan kenyamanan yang ditawarkan menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga tercinta tanpa harus menghabiskan banyak waktu di perjalanan.