Antusiasme Warga Ibu Kota Mengular di Sekitar Istana Negara: Berharap Sapa Prabowo dalam Gelar Griya Lebaran

markdown Jakarta – Suasana pagi di sekitar kompleks Sekretariat Negara (Setneg), Jalan Majapahit, Jakarta Pusat, pada Senin (31/3/2025) tampak berbeda dari biasanya. Ratusan warga dari berbagai penjuru kota, bahkan luar kota, telah memadati area tersebut sejak dini hari. Tujuan mereka satu: mengikuti acara gelar griya (open house) yang diselenggarakan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Antrean panjang mengular di depan pintu masuk Setneg, menjadi akses utama menuju Istana. Warga dengan sabar menunggu giliran untuk diperiksa oleh petugas keamanan sebelum diizinkan masuk. Pemandangan didominasi oleh kehadiran para lansia, yang dengan semangat ingin bersilaturahmi dengan Presiden terpilih.

Salah seorang warga bernama Santi (37), datang dari Condet, Jakarta Timur, mengaku telah tiba di lokasi sejak pukul 07.30 WIB. "Saya sudah menunggu dari tadi pagi, berharap bisa sarapan bersama Pak Prabowo," ujarnya penuh antusias. Ini merupakan pengalaman pertamanya mengunjungi Istana Negara. Ia datang bersama kerabatnya, dengan harapan dapat bersalaman langsung dengan Presiden dan merasakan suasana Lebaran di Istana.

Lain lagi dengan Riska (29), warga Juanda, Jakarta Pusat. Keinginannya untuk merasakan pengalaman Lebaran di Istana Negara mendorongnya untuk datang dan mengantre sejak pukul 7 pagi. "Ini pertama kalinya saya ke sini, jadi momen bersejarah bisa bertemu langsung dengan Pak Presiden," ungkapnya.

Rangkaian Acara Gelar Griya Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka Istana Negara untuk umum pada pukul 09.00 WIB, setelah menunaikan ibadah Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menjelaskan dalam keterangan resminya bahwa setelah Shalat Id, Presiden akan langsung menuju Istana Merdeka untuk melaksanakan acara gelar griya.

Antisipasi dan Harapan Warga

Antusiasme warga untuk mengikuti gelar griya ini menunjukkan tingginya harapan masyarakat terhadap pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Kehadiran mereka bukan hanya sekadar ingin bertemu dengan Presiden, tetapi juga untuk merasakan kebersamaan dan semangat Idul Fitri di Istana Negara, simbol kedaulatan dan persatuan bangsa.

Persiapan dan Pengamanan

Pihak Sekretariat Presiden telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan warga. Pengamanan diperketat di sekitar area Istana dan Setneg untuk memastikan kelancaran acara dan keamanan seluruh peserta. Beberapa fasilitas pendukung seperti tenda, kursi, dan air minum juga disediakan untuk kenyamanan warga yang mengantre.

Open House di Istana Negara: Tradisi Silaturahmi yang Terjaga

Tradisi open house atau gelar griya di Istana Negara merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap Hari Raya Idul Fitri. Acara ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk bersilaturahmi dengan Presiden dan para pejabat negara, sekaligus merasakan suasana Lebaran di lingkungan Istana.

Harapan Baru di Hari Kemenangan

Suasana penuh antusiasme dan harapan mewarnai pagi di sekitar Istana Negara. Masyarakat datang dengan niat tulus untuk bersilaturahmi, berbagi kebahagiaan, dan menyambut lembaran baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Gelar griya ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan membangun Indonesia yang lebih baik.

Berikut adalah poin-poin penting terkait acara gelar griya di Istana Negara:

  • Waktu Pelaksanaan: 31 Maret 2025, dimulai pukul 09.00 WIB
  • Lokasi: Istana Negara, Jakarta
  • Peserta: Masyarakat umum
  • Akses Masuk: Melalui pintu Sekretariat Negara (Setneg), Jalan Majapahit
  • Aktivitas: Salaman dengan Presiden, menikmati suasana Lebaran di Istana
  • Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal
  • Presiden akan menuju Istana Merdeka setelah Shalat Idul Fitri