Gubernur Sherly Tjoanda Prioritaskan Kualitas Pelayanan Publik di 100 Hari Kerja

Gubernur Sherly Tjoanda Prioritaskan Kualitas Pelayanan Publik di 100 Hari Kerja

Gubernur Maluku Utara terpilih, Sherly Tjoanda, disambut antusias oleh ratusan warga Maluku Utara pada Rabu (5/3/2025) setibanya di Bandara Babullah Ternate. Kedatangannya menandai dimulainya masa kepemimpinannya setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan mengikuti masa retret di Magelang. Kehadirannya disambut dengan penuh semangat, dengan warga berdesakan untuk bersalaman dan berfoto bersama gubernur perempuan pertama di Maluku Utara ini. Antusiasme tersebut berlanjut hingga kunjungan beliau ke Kesultanan Ternate dan Hotel Bela, tempat menginapnya.

Dalam konferensi pers di Hotel Bela, Gubernur Tjoanda menyampaikan fokus pemerintahannya dalam 100 hari pertama akan tertuju pada peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Beliau menekankan komitmennya untuk meningkatkan taraf hidup petani dan nelayan di Maluku Utara. "Prioritas utama saya dan Wakil Gubernur, Pak Sarbin, adalah peningkatan kualitas pelayanan dan infrastruktur di bidang pendidikan dan kesehatan," tegas Gubernur Tjoanda. "Selain itu, kita akan fokus pada peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan melalui berbagai program strategis."

Langkah konkret telah dimulai dengan serangkaian pertemuan dengan beberapa menteri di Jakarta. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menjajaki peluang dan program pemerintah pusat yang dapat diimplementasikan di Maluku Utara. Salah satu contohnya adalah pertemuan dengan Menteri Pertanian. Gubernur Tjoanda mempresentasikan pemetaan hutan produksi Maluku Utara, dan mendapat arahan untuk penyusunan pemetaan yang lebih detail. Beliau menjelaskan, "Setelah bulan Ramadhan, saya bersama sepuluh kepala daerah lainnya akan kembali bertemu Menteri Pertanian untuk membahas detail pemetaan ini. Tujuan utama kita adalah mencapai swasembada pangan, meningkatkan peternakan, dan meremajakan perkebunan. Dengan demikian, kita berharap kesejahteraan petani dapat ditingkatkan secara signifikan."

Lebih lanjut, Gubernur Tjoanda juga berencana untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang sudah berjalan, dan melakukan penyesuaian agar lebih efektif dan efisien dalam mencapai tujuan pembangunan daerah. Beliau menyadari bahwa tantangan yang dihadapi Maluku Utara cukup kompleks, namun tetap optimistis dengan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada. Kerjasama dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak akan menjadi kunci keberhasilan program-program yang akan dijalankan. Visi jangka panjangnya adalah mewujudkan Maluku Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakatnya.

Langkah-langkah strategis yang akan dilakukan Gubernur Tjoanda dalam 100 hari pertama antara lain:

  • Peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan.
  • Peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan.
  • Kerjasama dengan pemerintah pusat untuk program-program pembangunan.
  • Evaluasi dan penyesuaian program-program yang sudah berjalan.
  • Penyusunan pemetaan yang lebih detail untuk mendukung swasembada pangan.

Gubernur Tjoanda berharap dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat Maluku Utara untuk mewujudkan visi dan misinya dalam membangun daerah. Komitmen beliau terhadap pelayanan publik yang berkualitas dan peningkatan kesejahteraan rakyat menjadi landasan utama dalam kepemimpinannya.