Arus Mudik di Terminal Arjosari Melandai Jelang Lebaran, Diduga Pengaruh Mudik Gratis
Arus Mudik di Terminal Arjosari Melandai Jelang Lebaran, Diduga Pengaruh Mudik Gratis
Malang, Jawa Timur - Suasana Terminal Arjosari di Kota Malang terpantau relatif sepi pada H-1 Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Minggu (30/03/2025). Kondisi ini berbeda signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana H-1 Lebaran biasanya masih menjadi puncak arus mudik. Pihak pengelola terminal menduga fenomena ini dipengaruhi oleh program mudik gratis yang diselenggarakan oleh berbagai pihak, serta meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi.
Kepala Terminal Arjosari, Maria Margaretha, mengungkapkan bahwa puncak arus mudik di terminal tersebut justru terjadi pada H-2 dan H-3 Lebaran. "Dibandingkan tahun lalu, H-1 ini jauh lebih landai. Puncak arus mudik sudah terjadi pada hari Jumat dan Sabtu kemarin," ujarnya saat ditemui di terminal.
Maria menjelaskan beberapa faktor yang berkontribusi pada penurunan jumlah pemudik di Terminal Arjosari. Selain program mudik gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), ia juga menyoroti perubahan preferensi masyarakat dalam memilih moda transportasi. "Mungkin masyarakat sekarang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk efisiensi dan fleksibilitas. Mudik gratis juga sangat berpengaruh, sehingga terjadi penurunan yang signifikan di terminal," jelasnya.
Data Pergerakan Penumpang
Berikut adalah data pergerakan bus dan penumpang di Terminal Arjosari pada H-3 dan H-2 Lebaran:
- Jumat, 28 Maret 2025 (H-3):
- Kedatangan Bus AKAP/AKDP: 414 unit dengan 2.804 penumpang
- Keberangkatan Bus AKAP/AKDP: 362 unit dengan 5.661 penumpang
- Sabtu, 29 Maret 2025 (H-2):
- Kedatangan Bus AKAP/AKDP: 418 unit dengan 3.177 penumpang
- Keberangkatan Bus AKAP/AKDP: 357 unit dengan 5.714 penumpang
Data tersebut menunjukkan bahwa puncak arus mudik memang terjadi pada H-2 dan H-3 Lebaran. Meskipun terjadi peningkatan jumlah kedatangan bus pada H-2, jumlah keberangkatan bus justru mengalami sedikit penurunan.
Tidak Ada Penambahan Armada
Lebih lanjut, Maria menambahkan bahwa tidak ada penambahan armada bus yang dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Hal ini disebabkan oleh dampak program mudik gratis yang mengurangi jumlah penumpang yang menggunakan bus reguler. "Sampai hari ini tidak ada penambahan armada. Mudik gratis dari berbagai provinsi dan BUMN sangat terasa dampaknya," pungkasnya.
Kondisi lengang di Terminal Arjosari pada H-1 Lebaran ini menjadi indikasi bahwa arus mudik telah mencapai puncaknya lebih awal. Masyarakat yang memilih mudik menggunakan bus tampaknya telah melakukan perjalanan mereka sebelum H-1, memanfaatkan waktu dan menghindari kepadatan yang mungkin terjadi menjelang hari raya. Program mudik gratis juga terbukti efektif dalam mengurangi beban terminal dan memberikan alternatif transportasi yang terjangkau bagi masyarakat.