Aktivitas Sesar Seulimeum Picu Gempa Dangkal di Aceh Besar, Warga Diimbau Tetap Tenang
Gempa Guncang Aceh Besar: Analisis dan Imbauan dari BMKG
Aceh Besar diguncang gempa bumi dengan magnitudo 5,4 pada Minggu, 30 Maret 2025, pukul 09.58 WIB. Pusat gempa berada di darat, sekitar 18 kilometer arah timur laut Banda Aceh, tepatnya di wilayah Kuta Baro. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Menurut Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar Seulimeum. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan geser turun (oblique normal). "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal)," ujar Andi.
Dampak Gempa dan Respons Masyarakat
Gempa ini dirasakan di beberapa wilayah di Aceh. Skala intensitas IV MMI dirasakan di Banda Aceh dan Aceh Besar. Takengon merasakan skala intensitas III MMI, sementara Pidie, Pidie Jaya, dan Sabang merasakan skala intensitas II-III MMI. Daerah lain seperti Aceh Jaya, Aceh Tengah, Bireuen, dan Lhokseumawe merasakan skala intensitas II MMI.
BMKG terus melakukan pemantauan setelah gempa terjadi. Hingga pukul 10.30 WIB, belum ada aktivitas gempa susulan (aftershock) yang terdeteksi. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Imbauan Keselamatan dan Tindakan Preventif
Masyarakat juga diimbau untuk waspada terhadap potensi bahaya dari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Andi Azhar Rusdin menekankan pentingnya memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal. "Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," tegasnya.
Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
- Tetap tenang: Jangan panik dan ikuti informasi resmi dari BMKG.
- Periksa bangunan: Pastikan tidak ada kerusakan struktural pada bangunan tempat tinggal.
- Hindari bangunan rusak: Jika ada kerusakan, segera keluar dan cari tempat yang aman.
- Waspada informasi hoax: Hanya percayai informasi yang berasal dari sumber terpercaya.
Dengan mengikuti imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat mengurangi risiko dan dampak negatif dari gempa bumi.